Kronologi Mahasiswa ITB Hilang di Gunung Puntang, Awalnya Jauh di Belakang Rekan

Kampus ITB Angkat Bicara Soal Hilangnya Mahasiswa Saat Mendaki Gunung Puntang

Institut Teknologi Bandung (ITB) mengonfirmasi bahwa salah satu mahasiswanya, Arief Wibisono, dilaporkan hilang kontak saat turun dari Gunung Puntang, Kabupaten Bandung, pada Sabtu (9/5/2026). Informasi ini pertama kali diterima oleh pihak kampus pada sore hari dan sejak itu terus memantau proses pencarian.

Pendakian Bukan Bagian dari Aktivitas Resmi Kampus

Menurut Direktur Komunikasi dan Hubungan Masyarakat ITB, N. Nurlaela Arief, kegiatan pendakian yang dilakukan oleh Arief bukan bagian dari kegiatan resmi kampus maupun agenda kemahasiswaan. Meski demikian, pihak kampus tetap memberikan perhatian penuh terhadap keselamatan mahasiswanya.

“Kami menerima informasi awal terkait insiden tersebut setelah laporan diterima,” ujar Nurlaela saat dikonfirmasi di Bandung, Senin (11/5/2026).

Proses Pencarian Dilakukan dengan Tim SAR Gabungan

Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, kepolisian, dan relawan telah dikerahkan sejak laporan diterima. Operasi pencarian terus dilakukan dengan memperluas area penyisiran. Dalam keterangannya, Basarnas menyampaikan bahwa tim terus mengumpulkan informasi dari rekan-rekan korban untuk mempersempit lokasi pencarian.

“Kami terus menghimpun informasi dari rekan korban dan bergerak menyisir jalur-jalur lain di luar jalur utama,” tulis keterangan resmi Basarnas.

Selain itu, koordinasi dengan relawan di wilayah Bandung Raya juga dilakukan untuk memperluas jangkauan pencarian sejak hari pertama. Tim gabungan kini memfokuskan pencarian pada area-area yang belum dijangkau dalam pencarian awal, termasuk jalur alternatif yang mungkin dilalui korban.

Peran Fakultas dalam Proses Pencarian

Dekan Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan (FTSL) ITB, Nita Yuanita, menyampaikan bahwa pihak fakultas turut aktif dalam mendukung proses pencarian. Ia menjelaskan bahwa sejumlah perwakilan kampus telah berada di lokasi untuk mendampingi keluarga korban.

Ketua Program Studi Magister Teknik Lingkungan Anindrya Nastiti bersama Andri Gumilar serta staf ITB saat ini berada di lokasi kejadian. “Mohon doanya agar Arief segera ditemukan dalam keadaan sehat dan selamat,” ujar Nita.

Kronologi Kejadian

Berdasarkan keterangan yang diterima pihak kampus, Arief mendaki Gunung Puntang bersama dua rekannya. Ketiganya diketahui melakukan perjalanan menuju puncak sebelum akhirnya memutuskan turun kembali. Namun dalam perjalanan turun, Arief berjalan lebih dahulu meninggalkan dua rekannya.

Ketika kedua rekannya tiba di basecamp Pasir Kuda, Arief tidak kunjung menyusul dan tidak dapat dihubungi. Kondisi tersebut kemudian memicu kekhawatiran hingga akhirnya dilaporkan kepada pihak berwenang untuk dilakukan pencarian.

Meski ITB menegaskan bahwa meskipun kegiatan tersebut bukan bagian dari agenda resmi kampus, pihaknya tetap memberikan perhatian penuh terhadap keselamatan mahasiswanya. Pihak Basarnas juga menambahkan bahwa informasi terbaru terkait perkembangan pencarian akan disampaikan secara berkala.

Pos terkait