Latihan SAS IPAS Kelas 5 SD Bab 8 Kurikulum Merdeka: Soal & Jawaban Terbaru 2026

Persiapan Menghadapi Ulangan Harian IPAS Kelas 5 SD: Latihan Soal dan Kunci Jawaban

Menghadapi ulangan harian bisa menjadi momen penting bagi siswa kelas 5 SD untuk mengukur pemahaman mereka terhadap materi pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS). Untuk membantu persiapan tersebut, tersedia serangkaian latihan soal yang dirancang khusus, lengkap dengan kunci jawaban yang dapat dijadikan panduan belajar. Latihan ini mencakup berbagai topik yang relevan dengan kurikulum, memberikan kesempatan bagi siswa untuk berlatih dan memperdalam pengetahuan mereka.

Memahami Bencana Alam dan Dampaknya

Bencana alam merupakan fenomena yang seringkali tidak terduga dan dapat menimbulkan kerugian besar. Memahami penyebab dan dampaknya adalah langkah awal dalam upaya mitigasi dan adaptasi.

  1. Penyebab Bencana Banjir:
    Banjir adalah salah satu bencana alam yang paling sering terjadi. Penyebab utamanya adalah…

    • a. Curah hujan yang tinggi
    • b. Kemarau berkepanjangan
    • c. Kebakaran hutan
    • d. Abrasi pantai

    Kunci Jawaban: A. Curah hujan yang tinggi dapat menyebabkan sungai meluap dan genangan air di daratan.

  2. Gejala Susulan Gempa Bumi Laut:
    Gempa bumi yang berpusat di dasar laut memiliki potensi menimbulkan gejala susulan yang sangat merusak. Salah satu yang paling ditakuti adalah…

    • a. Banjir
    • b. Tsunami
    • c. Tanah longsor
    • d. Puting beliung

    Kunci Jawaban: B. Pergeseran dasar laut akibat gempa dapat mendorong gelombang besar yang dikenal sebagai tsunami.

  3. Gerakan Tanah di Lereng Gunung:
    Fenomena alam berupa gerakan tanah atau bebatuan yang meluncur dari ketinggian lereng gunung menuju ke bawah dikenal sebagai bencana…

    • a. Erosi
    • b. Tanah longsor
    • c. Gempa bumi
    • d. Abrasi

    Kunci Jawaban: B. Tanah longsor terjadi ketika massa tanah dan batuan bergerak turun akibat gravitasi, seringkali dipicu oleh hujan lebat atau gempa.

Konsep Pengelolaan Sampah: Mengurangi, Menggunakan Kembali, dan Mendaur Ulang

Pengelolaan sampah menjadi isu krusial dalam menjaga kelestarian lingkungan. Konsep 3R (Reduce, Reuse, Recycle) menjadi kunci utama dalam mengatasi masalah sampah yang semakin kompleks.

  1. Tindakan Daur Ulang (Recycle):
    Daur ulang adalah proses mengubah sampah menjadi barang baru yang bermanfaat. Perhatikan tindakan-tindakan berikut:
    (1) Mengganti sedotan plastik dengan sedotan stainless steel
    (2) Memanfaatkan kaleng bekas sebagai tempat pensil
    (3) Membuat barang kerajinan dari bungkus makanan
    (4) Mengolah sampah organik menjadi pupuk kompos
    (5) Mengolah kertas bekas menjadi kertas daur ulang layak pakai

    Tindakan yang termasuk dalam kategori daur ulang (recycle) ditunjukkan oleh nomor…
    * a. (2), (2), dan (3)
    * b. (1), (3), dan (4)
    * c. (2), (3), dan (5)
    * d. (3), (4), dan (5)

    Kunci Jawaban: C. Nomor (2) dan (3) menunjukkan penggunaan kembali barang bekas (reuse) dan kerajinan dari sampah yang merupakan bagian dari pengelolaan sampah kreatif. Nomor (5) secara langsung adalah proses daur ulang.

  2. Upaya Mencegah Erosi dan Banjir Akibat Hutan Gundul:
    Penebangan hutan secara sembarangan dapat menyebabkan hutan menjadi gundul. Hutan yang gundul rentan terhadap erosi saat musim hujan, yang pada gilirannya dapat memicu banjir. Upaya efektif untuk mencegah bencana ini adalah…

    • a. Membangun perumahan di area yang gundul
    • b. Mengubah hutan menjadi sawah
    • c. Membuat tanggul penahan air
    • d. Melakukan reboisasi

    Kunci Jawaban: D. Reboisasi, atau penanaman kembali hutan, sangat penting untuk mengembalikan fungsi ekologis hutan, mencegah erosi, dan menjaga keseimbangan air.

  3. Dampak Negatif Sampah Berserakan:
    Sampah adalah benda yang sudah tidak terpakai lagi dan seringkali menjadi masalah serius dalam kehidupan manusia. Tumpukan sampah yang dibiarkan berserakan di lingkungan dapat memberikan dampak negatif, seperti…

    • a. Membuat lingkungan menjadi indah
    • b. Menimbulkan polusi tanah dan banjir
    • c. Lingkungan terhindar dari banjir
    • d. Lingkungan terhindar dari penyakit

    Kunci Jawaban: B. Sampah yang menumpuk dapat menyumbat saluran air, memicu banjir, serta mencemari tanah dan air.

  4. Penyebab Pencemaran Lingkungan oleh Sampah Plastik:
    Banyak benda di sekitar kita terbuat dari plastik. Ketika tidak lagi digunakan, sampah plastik menjadi persoalan lingkungan karena…

    • a. Menyuburkan tanah dan perairan
    • b. Mudah membusuk di lingkungan
    • c. Sulit terurai secara alami oleh bakteri
    • d. Menimbulkan bau tidak sedap

    Kunci Jawaban: C. Plastik adalah material yang sangat tahan lama dan membutuhkan waktu ratusan tahun untuk terurai secara alami, menjadikannya salah satu jenis sampah yang paling mencemari lingkungan.

  5. Klasifikasi Sampah Daun Kering:
    Dalam sebuah skenario di mana halaman sekolah dipenuhi daun-daun kering akibat hujan angin, daun kering tersebut termasuk dalam jenis sampah…

    • a. Organik
    • b. Anorganik
    • c. Sampah kering
    • d. Sampah logam

    Kunci Jawaban: A. Sampah organik adalah sampah yang berasal dari makhluk hidup atau bahan-bahan alami yang dapat terurai, seperti daun, sisa makanan, dan kulit buah.

  1. Contoh Sampah Anorganik:
    Sampah anorganik adalah jenis sampah yang sulit terurai oleh bakteri secara alami. Berikut adalah contoh sampah anorganik yang sering ditemukan di lingkungan kita adalah…

    • a. Daun kering, kulit pisang, dan cangkang telur
    • b. Plastik, daun kering, kaleng, dan kertas
    • c. Logam, kaleng, kaca, dan plastik
    • d. Kaca, plastik, logam, dan cangkang telur

    Kunci Jawaban: C. Logam, kaleng, kaca, dan plastik adalah contoh material yang tidak mudah terurai oleh proses alami.

  2. Pengelolaan Sampah di Lingkungan Rumah:
    Upaya yang dapat dilakukan oleh setiap individu untuk mengelola sampah di lingkungan rumah sendiri secara efektif adalah…

    • a. Membayar iuran kebersihan dan listrik
    • b. Membuat tempat penampungan sampah sementara
    • c. Membangun tempat pembuangan akhir sampah
    • d. Menempatkan sampah organik dan anorganik pada tempat yang berbeda

    Kunci Jawaban: D. Memisahkan sampah organik dan anorganik adalah langkah awal yang krusial untuk memudahkan proses pengelolaan selanjutnya, seperti daur ulang atau pengomposan.

Pos terkait