Inter Milan Bertekad Balikkan Keadaan di Kandang Sendiri Hadapi Bodo/Glimt
Pertarungan sengit akan tersaji di Stadion San Siro saat Inter Milan menjamu Bodo/Glimt dalam laga leg kedua babak play-off 16 besar Liga Champions 2025/2026. Pertandingan krusial ini dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 25 Februari 2026, dini hari WIB, dan akan disiarkan langsung mulai pukul 03.00 WIB. Para penggemar sepak bola dapat menyaksikan duel ini melalui Moji TV atau memantau perkembangan skor secara langsung melalui layanan live score.
Bagi Inter Milan, laga ini bukan sekadar pertandingan biasa. Mereka datang dengan beban berat setelah menelan kekalahan 1-3 di leg pertama yang digelar di Norwegia. Hasil tersebut menempatkan tim berjuluk Nerazzurri ini dalam posisi tertinggal agregat. Untuk dapat melaju ke babak berikutnya, Inter Milan wajib meraih kemenangan dengan selisih minimal dua gol demi memaksakan babak perpanjangan waktu, atau bahkan menang dengan tiga gol tanpa balas untuk mengamankan tiket langsung ke fase gugur.
Tekanan kini tertuju pada pundak pelatih baru Inter Milan, Cristian Chivu. Keputusannya untuk mengistirahatkan sejumlah pemain kunci pada leg pertama mendapat sorotan tajam setelah timnya gagal meraih hasil positif di kandang Bodo/Glimt. Sebagai mantan penggawa skuad treble Inter musim 2009/2010, Chivu tentu memahami atmosfer dan tekanan yang menyertai kompetisi Eropa. Namun, kini ia dituntut untuk membuktikan kapasitasnya sebagai pelatih dalam sebuah laga hidup-mati.
Analisis Statistik dan Sejarah Inter Milan
Dalam beberapa musim terakhir, Inter Milan dikenal sebagai tim yang cukup solid dalam pertandingan dua leg. Dari 16 laga fase gugur terakhir yang mereka jalani (tidak termasuk final), Nerazzurri berhasil mencatatkan 10 kemenangan dan hanya menelan dua kekalahan. Catatan inilah yang diharapkan dapat menjadi modal kebangkitan mereka.
“Kami akan mencoba untuk bangkit kembali. Ini akan menjadi pertandingan menyerang, pendekatan kami akan agresif. Kami harus siap bermain bahkan selama 120 menit,” ujar Chivu, sebagaimana dikutip dari laman resmi UEFA.
Meskipun demikian, statistik menunjukkan bahwa tugas ini tidaklah mudah. Sepanjang sejarah Liga Champions, hanya enam dari 52 pertandingan fase gugur yang berhasil dimenangkan Inter dengan selisih dua gol. Lebih mencengangkan lagi, Nerazzurri belum pernah menang dengan margin tiga gol di babak akhir kompetisi ini dalam periode tersebut. Fakta ini menegaskan bahwa misi comeback besar bukanlah perkara sepele.
Namun, Inter Milan memiliki rekam jejak inspiratif dalam membalikkan keadaan sulit di pentas Eropa. Salah satu momen yang paling dikenang adalah pada babak 16 besar musim 2010/2011. Saat itu, Inter Milan takluk 0-1 dari Bayern Munich di kandang sendiri, San Siro. Namun, di leg kedua yang digelar di kandang Bayern, Inter Milan berhasil bangkit dengan kemenangan dramatis 3-2 melalui gol-gol dari Samuel Eto’o, Wesley Sneijder, dan Goran Pandev, yang memastikan langkah mereka ke perempat final. Sayangnya, kiprah mereka di musim itu terhenti setelah disingkirkan Schalke 04 dengan agregat 3-7. Kisah ini bisa menjadi sumber inspirasi, meskipun konteks dan kekuatan tim tentu berbeda.
Inter Milan menunjukkan performa yang kontras musim ini. Sepanjang tahun 2026, mereka hanya menelan dua kekalahan, dan ironisnya, kedua kekalahan tersebut terjadi di Liga Champions, yaitu dari Bodo/Glimt dan Arsenal.
Bodo/Glimt: Keunggulan Agregat dan Tantangan Tandang
Di sisi lain, Bodo/Glimt tidak memiliki rekor yang terlalu mengesankan saat menghadapi tim Italia dalam duel dua leg. Dari lima kesempatan, mereka hanya mampu meraih satu kemenangan. Namun, keunggulan agregat 3-1 yang mereka miliki saat ini menjadi modal yang sangat besar. Satu gol tandang saja dari Bodo/Glimt akan membuat misi Inter Milan semakin berat dan memaksa tim tuan rumah mencetak setidaknya tiga gol untuk bisa membalikkan keadaan.
Dengan tekanan sejarah, statistik yang ada, serta tuntutan dari publik San Siro yang diharapkan memadati stadion, leg kedua ini diprediksi akan berlangsung dengan sangat sengit dan penuh drama.
Prediksi Skor dan Statistik Kunci
Para pengamat sepak bola memberikan prediksi yang beragam mengenai hasil pertandingan ini:
- Sportsmole: Inter Milan 3-1 Bodo/Glimt
- Sportskeeda: Inter Milan 3-1 Bodo/Glimt
- Khelnow: Inter Milan 1-2 Bodo/Glimt
Beberapa statistik kunci yang patut dicatat:
- Kedua tim telah berhadapan tiga kali sejauh ini, dengan Inter Milan mencatatkan dua kemenangan dan satu kekalahan.
- Inter Milan hanya mengalami dua kekalahan di tahun 2026, dan keduanya terjadi di Liga Champions.
- Inter Milan telah memenangkan enam dari tujuh pertandingan dua leg terakhir mereka di Liga Champions. Menariknya, mereka telah memenangkan empat dari 11 pertandingan Eropa di mana mereka mengalami kekalahan di leg pertama.
- Bodo/Glimt hanya memenangkan satu dari lima pertemuan dua leg mereka melawan tim-tim Italia.
Rekor Pertemuan Terakhir
-
Pertemuan Terakhir Kedua Tim:
- 19/02/26: Bodo/Glimt 3-1 Inter Milan (Liga Champions)
-
5 Laga Terakhir Inter Milan:
- 22/02/26: Lecce 0-2 Inter Milan (Serie A)
- 19/02/26: Bodo/Glimt 3-1 Inter Milan (Liga Champions)
- 15/02/26: Inter Milan 3-2 Juventus (Serie A)
- 09/02/26: Sassuolo 0-5 Inter Milan (Serie A)
- 05/02/26: Inter Milan 2-1 Torino (Coppa Italia)
-
5 Laga Terakhir Bodo/Glimt:
- 19/02/26: Bodo/Glimt 3-1 Inter Milan (Liga Champions)
- 29/01/26: Atletico Madrid 1-2 Bodo/Glimt (Liga Champions)
- 21/01/26: Bodo/Glimt 3-1 Man City (Liga Champions)
- 13/01/26: Bodo/Glimt 4-1 DVTK (Laga Persahabatan)
- 06/01/26: Groningen 0-4 Bodo/Glimt (Laga Persahabatan)
Bagi Anda yang ingin mengikuti jalannya pertandingan secara langsung, dapat memantau melalui tautan live score berikut.
Pertandingan ini menjanjikan tontonan yang menarik dan penuh ketegangan, di mana Inter Milan akan berjuang keras untuk membalikkan defisit gol dan melangkah lebih jauh di turnamen paling bergengsi di Eropa.





