Mahasiswa Politeknik Jakarta Diduga Mesum di Perpustakaan



Pihak kampus Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) di Depok mengungkapkan adanya tindakan tidak pantas yang melibatkan seorang mahasiswa di lingkungan kampus pada Selasa, 2 Juni 2026. Tindakan tersebut memicu reaksi dari sivitas akademika setelah video aksinya viral di media sosial. Akibatnya, pihak kampus memutuskan untuk memberhentikan mahasiswa tersebut.

“Saat ini sudah ada keputusan bahwa mahasiswa PNJ yang terlibat dalam tindakan asusila tersebut diberhentikan,” ujar Dika, Humas PNJ, saat dikonfirmasi pada hari yang sama.

Peristiwa itu bermula ketika pasangan sesama jenis tertangkap basah sedang berpelukan dan bercumbu di selasar perpustakaan PNJ. Seorang mahasiswa merekam kejadian tersebut hingga videonya menyebar luas di media sosial.

Menurut R, seorang mahasiswa PNJ, pasangan tersebut tertangkap sedang berciuman di area perpustakaan kampus. Pria yang mengenakan rompi hitam merupakan mahasiswa PNJ, sedangkan pria yang memakai kemeja biru merupakan mahasiswa dari kampus lain.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, pria berkemeja biru datang ke PNJ untuk menemui mahasiswa berinisial AZ yang mengenakan rompi hitam. Mereka akhirnya bertemu di selasar perpustakaan PNJ. Setelah itu, mereka melakukan tindakan yang tidak pantas.

Setelah mengetahui kejadian tersebut, pihak kampus membawa kedua mahasiswa ke ruang dosen. Orang tua mahasiswa juga hadir dalam pemeriksaan tersebut. Kampus kemudian menjatuhkan sanksi pemberhentian terhadap mahasiswa PNJ yang terlibat. “Tadi sudah ada keputusan dari Wakil Direktur I bahwa mahasiswanya akan di-
drop out
,” kata R.

Sekuriti kampus mengamankan pasangan tersebut sekitar pukul 13.30 WIB. Petugas kemudian membawa keduanya ke Gedung Alat Berat. Sekitar pukul 15.00 WIB, mahasiswa mulai berdatangan ke Gedung Alat Berat. Karena situasi tidak kondusif, pihak kampus memindahkan pasangan itu ke kantor sekuriti.

Selanjutnya, pihak kampus membawa pasangan tersebut ke Taman Olahraga Kampus PNJ. Dalam pertemuan itu, mahasiswa bersama Wakil Direktur Bidang Akademik Politeknik Negeri Jakarta Iwan Susanto menggelar sidang terbuka terhadap pasangan tersebut.

Pada pukul 18.50 WIB, Iwan menyatakan pihak kampus akan menyampaikan kasus tersebut kepada pimpinan untuk menentukan sanksi sesuai regulasi yang berlaku. Ia juga mengajak mahasiswa mengawal kasus tersebut bersama-sama. Perwakilan keluarga mahasiswa datang ke Kampus PNJ dan menyatakan menerima apa pun keputusan pihak kampus.

Pos terkait