Megawati Tersalip, Junior Pimpin Top Skor Proliga 2026; Popsivo Bersinar dengan Chelsa & Gendis

Pekan Pertama Proliga 2026: Dominasi Lokal dan Kejutan Pemain Asing

Proliga 2026 telah resmi bergulir dengan tuntasnya pekan pertama yang penuh aksi. Sebanyak sembilan pertandingan sengit digelar di GOR Terpadu Ahmad Yani, Pontianak, Kalimantan Barat, memunculkan sorotan pada performa para pemain, baik lokal maupun asing. Beberapa tim bahkan telah menjalani dua pertandingan dalam rentang waktu empat hari, menguji ketahanan dan strategi mereka di Kota Khatulistiwa.

Di antara tim yang berjuang keras di pekan pembuka ini adalah dua tim tuan rumah, Jakarta Bhayangkara Presisi dan Jakarta Popsivo Polwan. Keduanya menunjukkan ambisi besar untuk meraih hasil maksimal di hadapan publik sendiri.

Dominasi Pemain Lokal di Sektor Putra

Sektor putra Proliga 2026 sejauh ini memperlihatkan dominasi para pemain lokal di papan atas daftar pencetak poin terbanyak. Duet spiker Jakarta Bhayangkara Presisi, Agil Anggara Anggara dan Rendy Tamamilang, masih kokoh bertengger di posisi teratas. Keduanya berhasil mencetak 17 poin masing-masing dalam pertandingan yang membawa Bhayangkara Presisi meraih kemenangan 3-1 atas Surabaya Samator (25-20, 23-25, 25-21, 25-20).

Agil Anggara sendiri memimpin klasemen sementara top skor dengan total 32 poin setelah pekan pertama berakhir. Keberhasilan ini menegaskan statusnya sebagai salah satu penyerang paling mematikan di liga.

Tak hanya Agil dan Rendy, empat besar pencetak poin terbanyak juga diisi oleh wajah-wajah familiar dari Tanah Air. Duo pemain Surabaya Samator, Rama Fazza Fauzan dan Ageng Wardoyo, tampil mengesankan dengan masing-masing mencetak 23 dan 20 poin hanya dalam satu pertandingan.

Surabaya Samator, yang dikenal sebagai klub tersukses dalam sejarah Proliga, kembali membuktikan reputasinya dengan melahirkan talenta-talenta voli Indonesia. Klub ini memiliki tradisi panjang dalam mengembangkan pemukul-pemukul bola voli hebat. Sebelum Agil dan Rendy, Samator telah melahirkan Rivan Nurmulki, yang kini diakui sebagai opposite nomor satu di Indonesia. Menariknya, Rendy dan Agil Angga juga mengasah bakat mereka di klub yang sama sebelum bergabung dengan Bhayangkara Presisi.

Strategi unik juga diperlihatkan oleh Surabaya Samator dengan memilih pemain asing di posisi setter, sebuah langkah yang cukup jarang diambil dalam kompetisi Proliga.

Pemain Asing Mendominasi Sektor Putri

Berbeda dengan sektor putra, persaingan di sektor putri Proliga 2026 justru didominasi oleh para pemain asing dalam daftar pencetak poin terbanyak. Hampir seluruh pemain dalam 10 besar top skor putri diisi oleh atlet-atlet internasional.

Salah satu yang paling bersinar adalah spiker asal Turkiye, Neriman Ozsoy, yang membela Jakarta Electric PLN. Dalam dua pertandingan yang dijalani timnya di pekan pertama, Ozsoy tampil luar biasa. Atlet berusia 37 tahun ini berhasil mengemas 17 poin saat Electric PLN menaklukkan Jakarta Livin Mandiri dalam tiga set langsung dengan skor 25-23, 25-14, 25-23. Total, Ozsoy telah mengumpulkan 45 poin hanya dari dua laga, menjadikannya pemimpin sementara top skor putri.

Rekan setimnya yang berasal dari Belanda, Celeste Plak, juga tak kalah impresif. Plak menempati posisi kedua dalam daftar top skor dengan raihan 42 poin. Jakarta Electric PLN sendiri menjadi tim yang paling sibuk di pekan pertama, memainkan total sembilan set dalam dua pertandingan awal mereka di bawah arahan pelatih Chamnan Dokmai.

Meskipun pemain asing mendominasi, beberapa talenta muda putri Indonesia juga mulai menunjukkan sinarnya. Outside hitter Jakarta Electric PLN, Ersandrina Devega Salsabila, berhasil mendekati 10 besar dengan total 20 poin. Angka yang sama juga dicatatkan oleh Megawati Hangestri Pertiwi yang memperkuat Jakarta Pertamina Enduro.

Megawati dan timnya baru melakoni satu pertandingan di pekan pertama, yaitu kemenangan dramatis atas Jakarta Electric PLN dalam laga lima set yang menegangkan.

Di atas Megawati dan Ersandrina, terdapat dua pemain muda berbakat dari Jakarta Popsivo Polwan, yaitu Azzahra Dwi Febyane dan Chelsa Berliana Nurtomo. Keduanya merupakan jebolan timnas junior yang tampil di Kejuaraan Dunia U-21 2025 dan dipercaya menjadi pemain inti Popsivo dalam dua laga awal.

Khusus Chelsa Berliana Nurtomo, torehan poinnya mengukuhkan statusnya sebagai middle blocker yang tidak hanya tangguh dalam bertahan, tetapi juga mematikan dalam serangan. Pemain berusia 18 tahun ini memiliki peran krusial dalam kemenangan timnas putri Indonesia meraih medali perunggu di SEA Games 2025. Saat itu, Chelsa menjadi penentu kemenangan Indonesia atas Filipina melalui bloknya yang krusial.

Klasemen Top Skor Proliga 2026 Setelah Pekan Pertama

Berikut adalah rincian klasemen top skor Proliga 2026 untuk sektor putra dan putri setelah pekan pertama:

Putra

  1. Agil Angga Anggara (Jakarta Bhayangkara Presisi) – 32 poin
  2. Rendy Febriant Tamamilang (Jakarta Bhayangkara Presisi) – 30 poin
  3. Rama Fazza Fauzan (Surabaya Samator) – 23 poin
  4. Ageng Wardoyo (Surabaya Samator) – 20 poin
  5. Khan Aimal (Jakarta Bhayangkara Presisi) – 19 poin
  6. Rd Ahmad Gumilar (Jakarta Bhayangkara Presisi) – 17 poin
  7. Arjuna Mahendra (Jakarta Bhayangkara Presisi) – 15 poin
  8. Liosbel Mendez Iglesias (Medan Falcons Tirta Bhagasasi) – 12 poin
  9. Luvi Febrian Nugraha (Medan Falcons Tirta Bhagasasi) – 11 poin
  10. Hayun Muhammad (Medan Falcons Tirta Bhagasasi) – 8 poin
  11. Fahri Septian Putratama (Medan Falcons Tirta Bhagasasi) – 8 poin
  12. M. Haikal Hidayatullah (Jakarta Garuda Jaya) – 8 poin
  13. Boy Arnes Arabi (Jakarta Lavani Livin’ Transmedia) – 8 poin
  14. Taylor Lee Sander (Jakarta Lavani Livin’ Transmedia) – 8 poin
  15. Hendra Kurniawan (Jakarta Lavani Livin’ Transmedia) – 7 poin
  16. Yuda Mardiansyah Putra (Jakarta Bhayangkara Presisi) – 7 poin

Putri

  1. Neriman Ozsoy (Jakarta Electric PLN Mobile) – 45 poin
  2. Celeste Elle Plak (Jakarta Electric PLN Mobile) – 42 poin
  3. Yonkaira Paola Pena Isabel (Jakarta Popsivo Polwan) – 38 poin
  4. Bethania De La Cruz De Pena (Jakarta Popsivo Polwan) – 34 poin
  5. Anastasia Guerra (Bandung bjb Tandamata) – 34 poin
  6. Ana Bjelica (Jakarta Livin Mandiri) – 32 poin
  7. Sonaly Cidrao (Bandung bjb Tandamata) – 28 poin
  8. Iana Shcherban (Jakarta Pertamina Enduro) – 23 poin
  9. Azzahra Dwi Febyane (Jakarta Popsivo Polwan) – 21 poin
  10. Chelsa Berliana Nurtomo (Jakarta Popsivo Polwan) – 21 poin
  11. Megawati Hangestri Pertiwi (Jakarta Pertamina Enduro) – 20 poin
  12. Vi Thi Nhu Quynh (Medan Falcons) – 20 poin
  13. Ersandrina Devega Salsabila (Jakarta Electric PLN) – 20 poin
  14. Annie Valentine Mitchem (Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia) – 17 poin
  15. Naisya Pratama Putri (Jakarta Livin Mandiri) – 17 poin

Pos terkait