Menjelang Waisak, DPD Walubi Sulsel Bersihkan Taman Makam Pahlawan Makassar

Kegiatan Bersih-bersih Taman Makam Pahlawan oleh Walubi Sulsel

Perwakilan Umat Buddha Indonesia (Walubi) Sulawesi Selatan (Sulsel) kembali melaksanakan kegiatan bersih-bersih di Taman Makam Pahlawan menjelang Hari Raya Waisak. Kegiatan ini dilakukan dengan penuh semangat dan rasa hormat terhadap para pahlawan yang telah berjuang mempertahankan kemerdekaan bangsa.

Ketua DPD Walubi Sulsel, Henry Sumitomo, memimpin aksi karya bakti tersebut di Taman Makam Pahlawan, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, pada Minggu (3/5/2026). Aksi dimulai dengan penghormatan dan doa kepada seluruh pahlawan. Setelah itu, sekitar 70 peserta, termasuk pengurus hingga anggota Walubi Sulsel, menyebar ke berbagai penjuru makam.

  • Peserta melakukan berbagai aktivitas seperti membersihkan dedaunan dari makam, mencabut rumput liar, serta mengecat bagian fasilitas Taman Makam Pahlawan.
  • Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menunjukkan kepedulian Walubi terhadap para pahlawan yang telah berjasa bagi negara.

Henry Sumitomo menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin Walubi se-Indonesia. Ia menyebutkan bahwa aksi ini sebagai tradisi tahunan yang aktif dilaksanakan menyambut Waisak. “Ini kegiatan Walubi se-Indonesia, ini agenda rutin. Kita bentuk kepedulian Walubi terhadap pahlawan yang berjasa kepada negara,” ujarnya.

Selain itu, Kepala Bidang Bimbingan Masyarakat (Bimas) Buddha Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Sulsel, Sumarjo, juga mengapresiasi kegiatan ini. Menurutnya, kegiatan ini sangat bermanfaat, terutama karena banyak dilakukan oleh generasi muda. “Ini kali kedua saya ikut serta di TMP. Ini dalam rangka Waisak ini sebagai salah satu bentuk kepedulian kepada para pahlawan yang telah menyongsong dan mempertahankan kemerdekaan. Ini agenda tahunan,” katanya.

Doa dan Tabur Bunga untuk Para Pahlawan

Henry Sumitomo tidak hanya fokus pada kebersihan makam, tetapi juga melakukan perjalanan keliling untuk mendoakan beberapa makam pahlawan. Beberapa makam yang didoakan antara lain:

  • Makam Capt Infanteri Liem King San
  • Makam S Nok Tjoang
  • Makam Walter Monginsidi

Doa dipanjatkan sekaligus disertai tabur bunga sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan. Hal ini menunjukkan rasa hormat dan apresiasi terhadap jasa-jasa mereka.

Wakil Ketua 3 DPD Walubi Sulsel, Miguel Dharmadjie, menyatakan bahwa aksi ini merupakan wujud bakti dan ucapan terima kasih atas jasa kebajikan para pahlawan. “Sehingga kita bisa hidup dalam suasana kemerdekaan saat ini,” ujar Miguel.

Ia juga menyebut aksi ini sebagai tekad melanjutkan perjuangan para pahlawan. “Sebagai generasi penerus bangsa, Miguel ini setiap orang mampu meneladani kontribusi pahlawan terhadap kemerdekaan. Sekaligus mengajak berkontribusi sesuai bidang masing-masing.”

Miguel menekankan pentingnya peran masyarakat, khususnya umat Buddha, dalam menyambut Hari Waisak. “Sekarang bagaimana kita sebagai warga bangsa khususnya umat Buddha menyambut hari Waisak ini senantiasa bisa mengisi pembangunan dalam kemerdekaan ini sesuai bidang kita masing-masing,” imbuhnya.

Kesimpulan

Kegiatan bersih-bersih Taman Makam Pahlawan oleh Walubi Sulsel tidak hanya sekadar tindakan fisik, tetapi juga menjadi simbol penghargaan terhadap jasa para pahlawan. Melalui aksi ini, Walubi Sulsel menunjukkan komitmennya untuk menjaga nilai-nilai kebajikan dan kepedulian terhadap sejarah bangsa. Kegiatan ini juga menjadi ajang edukasi bagi generasi muda untuk lebih memahami arti perjuangan para pahlawan dan peran mereka dalam membangun bangsa.


Pos terkait