Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk Siswa SD di Kecamatan Kota Tengah
Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk siswa Sekolah Dasar (SD) di Kecamatan Kota Tengah, Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo, telah berlangsung sejak 21 hingga 30 April 2026. Pelaksanaan ujian ini dilakukan secara bertahap sesuai dengan jadwal yang ditentukan oleh masing-masing sekolah, dengan koordinasi yang dilakukan bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan setempat.
Jadwal Pelaksanaan TKA
Kepala SDN 74 Kota Tengah, Fitrie Abd Razak, menjelaskan bahwa pelaksanaan TKA sudah dimulai sejak pekan lalu dengan pembagian sesi ujian. “TKA ini sudah berlangsung sejak pekan kemarin. Jadi ada sesi 1 dan sesi 2. Hari ini dilaksanakan lagi,” katanya saat diwawancarai pada Senin (27/4/2026). Ia menambahkan bahwa rentang waktu pelaksanaan TKA secara umum diberikan mulai tanggal 21 hingga 30 April 2026. Namun, setiap satuan pendidikan memiliki kewenangan untuk menentukan jadwal, dengan tetap berkoordinasi bersama pihak dinas terkait.
Peran TKA dalam Penilaian Akademik
Fitrie menegaskan bahwa TKA menjadi salah satu komponen penting dalam penilaian akademik siswa, khususnya bagi siswa kelas 6 yang akan melanjutkan ke jenjang berikutnya. “TKA ini menjadi penunjang tingkat kelulusan siswa. Karena ini mengukur kemampuan akademik anak-anak, maka seluruh siswa wajib mengikuti,” ujarnya. Setelah TKA, siswa juga akan mengikuti ulangan sekolah yang dijadwalkan pada awal Mei. Nilai dari kedua komponen tersebut nantinya akan saling melengkapi dalam penilaian akhir siswa.
Persiapan dan Kriteria Kelulusan
Meskipun pelaksanaan ujian sementara berjalan, pihak sekolah masih menunggu petunjuk resmi terkait kriteria kelulusan maupun jadwal pengumuman hasil. “Untuk pengumuman, kita masih menunggu arahan dan surat edaran resmi dari Dinas Pendidikan Kota Gorontalo,” tambah Fitrie. Hal serupa juga berlaku untuk mekanisme pendaftaran siswa ke jenjang pendidikan berikutnya. Hingga saat ini, sekolah belum membuka pendaftaran secara resmi karena masih menunggu regulasi dari dinas.
Pengawasan Ujian yang Ketat
Diwawancarai secara terpisah, Kepala SDN 76 Kota Tengah, Titin A Dano, menyampaikan bahwa pelaksanaan TKA di sekolahnya juga dilakukan dalam beberapa hari dengan jadwal yang telah ditentukan. “Pelaksanaan dimulai sejak pekan lalu dan dilanjutkan sampai hari ini dan besok,” ujarnya. Ia menjelaskan bahwa ujian dimulai pada pagi hari dengan pengaturan waktu yang cukup ketat untuk setiap mata pelajaran. “Mulai jam 07.30 Wita, dan berlangsung sampai sekitar jam 11.00 siang. Satu mata pelajaran sekitar satu jam dua puluh menit,” jelasnya.
Kondisi Lapangan Saat Ujian Berlangsung
Menurut Titin, hingga saat ini pihak sekolah masih menunggu kebijakan dari pemerintah pusat terkait sistem kelulusan siswa. “Kriteria kelulusan itu masih menunggu dari pusat,” elasnya. Terkait pendaftaran siswa baru, ia mengaku sudah ada orang tua yang datang ke sekolah untuk menanyakan mekanisme penerimaan, meski belum ada pengumuman resmi. “Sudah ada orang tua yang datang bertanya, tapi kami masih menunggu dari dinas. Nama-nama yang datang kami catat dulu,” ungkap Titin.
Lebih lanjut Titin menambahkan, jumlah rombongan belajar untuk tahun ajaran baru juga belum dapat dipastikan karena masih menunggu keputusan dari dinas pendidikan. “Untuk jumlah kelas, itu semua dari dinas. Kami belum bisa memastikan,” katanya.
Harapan Sekolah kepada Orang Tua
Sementara itu, pihak sekolah berharap orang tua dapat memberikan dukungan penuh kepada anak selama pelaksanaan TKA berlangsung, terutama dalam menjaga kondisi fisik dan kesiapan belajar. Pelaksanaan TKA tahun ini menjadi bagian dari upaya peningkatan mutu pendidikan dasar, sekaligus sebagai tolok ukur kemampuan akademik siswa sebelum melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
Pantauan di lapangan menunjukkan suasana sekolah pagi itu nampak tenang dan senyap. Hal itu karena siswa sedang mengikuti TKA. Pengawasan sangat ketat, selain pengawas tidak diperkenankan masuk. Ujian itu dipantau langsung melalui via zoom yang terintegrasi ke pusat. Para siswa-siswi nampak tenang mengisi soal di depan komputer hanya ada gerakan kecil, selebihnya situasi hening. Bahkan kepala sekolah maupun guru di sekolah tersebut tidak diizinkan masuk kecuali ada masalah teknis. Dari awal hingga akhir ujian berjalan baik dan lancar. Para siswa mengikuti ujian secara serius. Setelah sesi satu dan dua selesai, para orang tua kemudian menunggu di depan sekolah untuk menjemput anaknya.






