Pengawas Dikbud Kupang Tekankan Regenerasi Kepala Sekolah

Suasana Haru di Acara Temu Pisah Kaleb Letuna

Acara temu pisah Kaleb Letuna di SDI Liliba berlangsung dengan suasana yang penuh haru dan kekeluargaan pada Selasa (2/6/2026). Kaleb, yang sebelumnya menjabat sebagai kepala sekolah di SDI Liliba, kini mendapat tugas baru sebagai kepala sekolah di SDI Kuasaet Kolhua. Perpindahan ini tidak hanya menjadi momen peralihan jabatan, tetapi juga menyimpan pesan penting terkait regenerasi kepemimpinan di lingkungan pendidikan.

Dalam acara tersebut, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang menyampaikan pesan tentang pentingnya mempersiapkan generasi pemimpin baru secara berkelanjutan. Hal ini dilakukan mengingat jumlah kepala sekolah yang akan memasuki masa pensiun dalam beberapa tahun mendatang semakin meningkat. Oleh karena itu, diperlukan langkah-langkah strategis untuk menciptakan kader-kader yang siap melanjutkan kepemimpinan dan menjaga kualitas layanan pendidikan.

Pesan Penting dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan

Koordinator Pengawas pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang, Johni Rihi, mewakili Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, menyampaikan arahan penting dalam acara tersebut. Ia menekankan bahwa guru-guru yang telah memenuhi persyaratan kepangkatan dan kompetensi harus mulai mempersiapkan diri untuk mengikuti seleksi calon kepala sekolah.

“Masih banyak peluang yang tersedia. Guru-guru yang telah memenuhi syarat perlu berani mengambil kesempatan dan mengikuti jejak para kepala sekolah yang telah menunjukkan dedikasi serta kinerja yang baik,” ujarnya.

Menurut Johni, sejumlah jabatan kepala sekolah diperkirakan akan kosong dalam rentang lima hingga sepuluh tahun ke depan karena pensiun. Untuk itu, dunia pendidikan membutuhkan kader-kader baru yang siap melanjutkan kepemimpinan dan menjaga mutu layanan pendidikan.

Batas Masa Jabatan Kepala Sekolah

Johni menjelaskan bahwa masa jabatan kepala sekolah saat ini tidak lagi berlangsung hingga memasuki masa pensiun. Sesuai ketentuan yang berlaku, kepala sekolah dapat menjabat maksimal dua periode atau delapan tahun dan selanjutnya dievaluasi berdasarkan capaian kinerja.

Karena itu, kemampuan memimpin sekaligus menyiapkan generasi penerus menjadi aspek penting dalam kepemimpinan pendidikan. “Seorang pemimpin harus mampu melahirkan kader. Kepemimpinan yang baik adalah kepemimpinan yang mampu menyiapkan penerus untuk melanjutkan tugas dan tanggung jawab,” katanya.

Apresiasi kepada Para Kepala Sekolah dan Guru

Johni juga mengapresiasi para kepala sekolah dan guru yang berhasil membina calon-calon pemimpin baru, termasuk di SDI Liliba, sehingga proses regenerasi kepemimpinan di lingkungan pendidikan Kota Kupang dapat terus berjalan.

Sementara itu, Kaleb Letuna menyampaikan terima kasih kepada seluruh guru dan tenaga kependidikan SDI Liliba yang telah menjadi bagian penting dalam perjalanan pengabdiannya. Meski hanya bertugas selama sekitar satu tahun, ia merasa pengalaman tersebut memberikan banyak pelajaran berharga.

Kaleb mengungkapkan, meskipun awalnya bekerja sebagai guru sejak 2010, ia mendapatkan dukungan dari banyak rekan sejawat. “Saya menikmati perjalanan pengabdian ini, terutama kesempatan bekerja bersama teman-teman guru yang selalu memberikan motivasi, saran, dan masukan yang sangat berarti,” ujarnya.

Kebersamaan dan Kerja Sama

Menurut dia, kebersamaan dan kerja sama yang terbangun selama ini menjadi kekuatan dalam menjalankan berbagai tugas di sekolah. “Kebersamaan, dukungan, dan kerja sama yang baik dari seluruh keluarga besar sekolah menjadi sumber semangat bagi saya untuk terus mengabdi di dunia pendidikan,” katanya.

Acara temu pisah berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Kegiatan diakhiri dengan penyerahan cendera mata serta penyematan cincin kenang-kenangan dari para guru SDI Liliba kepada Kaleb Letuna sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian dan kebersamaan yang telah terjalin.


Pos terkait