Rekomendasi Saham Rabu: AADI, BBCA, BBNI, JPFA, KLBF

Pasar saham Indonesia kembali merasakan tekanan pada penutupan perdagangan Selasa, 3 Maret 2026. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tercatat kembali ditutup di zona merah, meskipun sempat menunjukkan pergerakan positif di awal sesi perdagangan. Fenomena ini memicu perhatian para pelaku pasar dan analis, yang mencoba mengurai penyebab dan memprediksi pergerakan selanjutnya.

Analisis Pergerakan IHSG dan Proyeksi Level Kunci

Seorang analis dari Binaartha Sekuritas, Ivan Rosanova, dalam risetnya yang dirilis pada Rabu, 4 Maret 2026, memberikan pandangan mendalam mengenai kondisi IHSG. Menurutnya, IHSG telah menembus level penting di angka 7.989. Pergerakan ini mengindikasikan adanya tren penurunan yang perlu diwaspadai.

Ivan memproyeksikan bahwa IHSG saat ini sedang bergerak menuju level support Fibonacci berikutnya yang diprediksi berada di kisaran 7.835. Lebih lanjut, ia mengemukakan sebuah skenario alternatif. Jika IHSG terus mengalami pelemahan dan ditutup di bawah level 7.835, maka gelombang penurunan yang disebut sebagai “wave b” dalam analisis teknikal berpotensi mencapai area antara 7.617 hingga 7.680. Skenario ini menunjukkan potensi pelemahan yang lebih signifikan jika level support yang diprediksi tidak mampu menahan laju penurunan.

Untuk memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai potensi pergerakan IHSG, Ivan Rosanova merinci level-level kunci yang perlu diperhatikan:

  • Level Support:
    • 7.835
    • 7.617
    • 7.391
  • Level Resisten:
    • 8.246
    • 8.527
    • 8.812

Selain level-level harga tersebut, Ivan juga menyoroti indikator teknikal. Ia menyebutkan bahwa indikator MACD (Moving Average Convergence Divergence) saat ini menunjukkan kondisi yang netral. Kondisi netral ini sering kali menandakan ketidakpastian di pasar, di mana belum ada tren yang dominan, baik bullish maupun bearish. Hal ini memperkuat perlunya kehati-hatian dalam mengambil keputusan investasi.

Rekomendasi Saham Pilihan untuk Perdagangan 4 Maret 2026

Menyikapi kondisi pasar yang dinamis, Binaartha Sekuritas merilis daftar saham-saham pilihan yang dianggap memiliki potensi menarik untuk perdagangan pada Rabu, 4 Maret 2026. Rekomendasi ini mencakup berbagai sektor, dengan tujuan memberikan panduan bagi investor yang ingin memanfaatkan peluang di tengah fluktuasi pasar.

Berikut adalah rincian rekomendasi saham beserta strategi yang disarankan:

  1. PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI)

    • Rekomendasi: Trading buy atau hold.
    • Rentang Harga: Disarankan untuk melakukan transaksi beli atau menahan saham pada rentang harga Rp 9.700 hingga Rp 9.900.
    • Target Harga Terdekat: Target profit terdekat yang diproyeksikan adalah Rp 10.750.
  2. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA)

    • Rekomendasi: Hold.
    • Target Harga Terdekat: Investor yang sudah memiliki saham ini disarankan untuk menahannya dengan target harga terdekat di Rp 7.525.
  3. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI)

    • Rekomendasi: Hold.
    • Target Harga Terdekat: Sama seperti BBCA, investor disarankan untuk menahan saham BBNI dengan target harga terdekat di Rp 4.550.
  4. PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA)

    • Rekomendasi: Trading buy.
    • Rentang Harga: Disarankan untuk melakukan pembelian pada harga antara Rp 2.200 hingga Rp 2.270.
    • Target Harga Terdekat: Target profit terdekat yang diharapkan adalah Rp 2.540.
  5. PT Kalbe Farma Tbk (KLBF)

    • Rekomendasi: Speculative buy.
    • Rentang Harga: Rekomendasi pembelian spekulatif diberikan pada rentang harga Rp 970 hingga Rp 1.010.
    • Target Harga Terdekat: Target harga terdekat yang diproyeksikan untuk saham ini adalah Rp 1.120.

Rekomendasi ini bersifat dinamis dan perlu disesuaikan dengan perkembangan pasar terkini. Investor disarankan untuk selalu melakukan analisis mandiri atau berkonsultasi dengan profesional sebelum membuat keputusan investasi. Penting untuk diingat bahwa investasi saham mengandung risiko, dan pergerakan harga dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor makroekonomi dan berita perusahaan.

Pos terkait