Selebgram Marissya Icha Tepis Isu Endorse, Bantu Pemilik Hanania Travel dengan Transfer Miliaran

Marissya Icha Bantah Keterlibatan dalam Kasus Penggelapan Dana Umrah

Marissya Icha, seorang selebgram ternama, membantah keterlibatannya dalam kasus penggelapan dana jemaah umrah yang dilakukan oleh pemilik Hanania Travel, Ahmad Syah Farhan. Ia menegaskan bahwa dirinya bukanlah brand ambassador Hanania Travel dan tidak menerima bayaran untuk endorsement.

Icha mengungkapkan bahwa ia justru memberikan bantuan dana miliaran rupiah kepada Farhan, sang pemilik bisnis, sebagai bentuk dukungan. “Saya sampaikan saja ya bahwa sekitar Februari itu Kak Icha sudah bantu cukup besar ya. Mungkin bisa ditanyakan ke para penyidik di rekening korannya Hanania itu ada transferan dari Kak Icha mungkin jumlahnya cukup besar ya, miliaran,” ujar Putra, kuasa hukum Marissya Icha.

Menanggapi isu bahwa dirinya diendorse, Icha menolak dengan tegas. “Jadi kalau disampaikan saya diendorse, saya dibayar, itu saya sangat membantah itu semua. Salah,” tegasnya. Ia menjelaskan bahwa ia hanya membuat postingan karena ingin berangkat umrah dan mendapat potongan harga dari Farhan.

“[…] Kalau di ratecard saya Rp5 juta itu enggak worth it dong saya mau posting, tapi karena dia teman saya ya udahlah, anggaplah saya bantu,” kenang Icha. Ia juga menyatakan bahwa dirinya tidak tahu ke mana uang jemaah yang digelapkan Farhan. “Kalau artis yang lainnya saya enggak tahu. Tapi kalau saya, saya tidak dibayar, saya tidak diendorse. Dan memang saya memposting itu atas dasar karena Hanania itu ownernya adalah teman saya,” jelasnya.

Bos Hanania Travel Jadi Tersangka

Ahmad Syah Farhan, pemilik Hanania Travel, telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penggelapan dana calon jemaah umrah. Pemilik bisnis tersebut pernah bertemu dengan para korban, tetapi gagal memberi jaminan pengembalian dana.

Hanania Travel merupakan biro perjalanan umrah yang berbasis di Jakarta. Perusahaan ini menggunakan konsep umrah milenial dan membayar influencer untuk mempromosikan paket-paket umrah mereka. Menurut Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Iman Imanuddin, sebagian dana dari jemaah digunakan untuk kepentingan pemasaran, termasuk pembayaran kepada influencer.

“Sebagian juga digunakan untuk membayar influencer, sebagaimana tadi dipertanyakan. Ini untuk kepentingan marketing,” paparnya. Sejumlah influencer yang pernah bekerja sama dengan Hanania Travel akan dimintai keterangan.

Berdasarkan penelusuran di media sosial, beberapa selebgram seperti Keanu Agl, Awkarin, dan Dara Arafah pernah diberangkatkan umrah oleh Hanania Travel.

Kesaksian Korban

Salah satu korban, Rosa (50), menceritakan bahwa pemilik Hanania Travel sempat menemui para korban di kantor cabang perusahaan mereka. Dalam mediasi tersebut, Farhan mengakui kesalahannya dan menawarkan opsi penyelesaian, seperti menggandeng travel umrah lain atau pengembalian dana dalam waktu dua tahun. Namun, para korban tidak setuju dan akhirnya melaporkan kasus ini ke Polda.

Awalnya, Hanania Travel menggunakan alasan konflik Timur Tengah antara Iran dan Amerika Serikat untuk meredam kemarahan korban. Namun, setelah ditelusuri, pihak travel menggunakan skema gali lubang tutup lubang. Uang dari jemaah yang baru mendaftar tidak digunakan untuk tiket pesawat maupun hotel, melainkan untuk memberangkatkan jemaah kloter sebelumnya yang tertunda.

Joko Setyo, korban lain, mengaku telah membayar Rp60 juta untuk dua orang. “Ya, promonya menarik dan secara cost memang murah ya dengan angka yang mereka tawarkan,” bebernya. Paket perjalanan yang ditawarkan seharga Rp 30 juta-35 juta sudah termasuk wisata ke Dubai. “Ya dengan paket segitu plus Dubai sih memang low price lah ya,” tuturnya.

Dalam proses mediasi terungkap bahwa total kerugian yang dialami para korban mencapai sekitar Rp 60 miliar. “Memang kekacauan ini sebenarnya terjadi bahkan sudah terjadi di 2025. Dia ada miss keuangan di internalnya Hanania sendiri,” ucapnya.


Pos terkait