Selesaikan Diplomasi di Inggris, Prabowo Berangkat ke Swiss Bahas Ekonomi Indonesia

Agenda Presiden Prabowo Subianto Setelah Diplomasi di Inggris

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengungkapkan rencana agenda Presiden Prabowo Subianto setelah menyelesaikan rangkaian kegiatan diplomasi di Inggris. Presiden akan melanjutkan perjalanan ke Swiss untuk menghadiri forum ekonomi global yang terkenal, yaitu World Economic Forum (WEF).

“Besok tanggal 22 Januari, Bapak Presiden akan ke Davos, Swiss. Beliau akan berbicara dalam World Economic Forum yang dihadiri oleh lebih dari 65 kepala negara dan pemerintahan,” ujar Teddy saat berada di Bandar Udara London Stansted, Inggris, seperti tayangan di YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (22/1).

Pentingnya Forum Ekonomi Global

Teddy menjelaskan bahwa World Economic Forum menjadi forum strategis bagi Indonesia karena dihadiri oleh para pemimpin dunia serta pelaku utama perekonomian global. Dalam forum ini juga hadir lebih dari 1.000 CEO besar perusahaan di dunia.

“Forum ini sangat penting karena menjadi wadah untuk berdiskusi mengenai isu-isu global yang memengaruhi perekonomian dunia,” tambahnya.

Gagasan Ekonomi yang Akan Disampaikan

Dalam acara tersebut, Presiden Prabowo akan menyampaikan gagasan-gagasan ekonomi yang selama ini menjadi dasar kebijakan pemerintahannya. Teddy menjelaskan bahwa Presiden akan membahas konsep-konsep ekonomi yang telah dipikirkan dan diterapkan sejak sebelum menjadi Presiden hingga sekarang.

“Intinya beliau akan berbicara tentang konsep-konsep ekonomi yang sudah beliau terapkan dan akan terus dikembangkan,” jelasnya.

Capaian Pemerintah Selama Satu Tahun Terakhir

Selain itu, Presiden juga akan menyampaikan capaian kinerja pemerintah selama satu tahun terakhir di hadapan forum internasional. Teddy menegaskan bahwa Presiden akan menjelaskan hasil-hasil yang telah dicapai oleh pemerintah dalam periode tersebut.

“Beliau akan menceritakan hasil-hasil yang sudah diraih oleh pemerintah selama satu tahun ini. Dan itu beliau sebut dengan Prabowonomics,” ujarnya.

Fokus pada Hasil Nyata

Teddy menekankan bahwa setiap kunjungan luar negeri yang dilakukan oleh Presiden Prabowo selalu bertujuan untuk mendapatkan manfaat konkret bagi Indonesia. Menurutnya, diplomasi yang dilakukan oleh Presiden tidak hanya bersifat simbolik, tetapi juga berorientasi pada hasil nyata.

“Intinya, Bapak Presiden ketika pergi ke luar negeri selalu ingin ada yang didapatkan. Ada produknya, ada hasilnya, dan ada dampak positifnya untuk Indonesia,” pungkasnya.

Pos terkait