Taksi Hijau Vietnam Tabrak KRL di Bekasi, Ini Deretan Kecelakaannya

Kecelakaan Berulang yang Melibatkan Taksi Listrik Xanh SM

Taksi listrik Xanh SM, yang berasal dari Vietnam, kembali terlibat dalam kecelakaan yang melibatkan kereta rel listrik (KRL). Kali ini, taksi tersebut diduga tertabrak oleh KRL di perlintasan sebidang (JPL) dekat Bulak Kapal. Insiden ini menambah daftar panjang kecelakaan yang melibatkan kendaraan listrik asal negara tetangga tersebut. Berikut adalah beberapa kejadian kecelakaan yang telah terjadi.

1. Insiden Taksi Tiba-tiba Mundur di Karang Tengah, Kota Tangerang

Pada Jumat (9/1/2026), sekitar pukul 13.05 WIB, sebuah taksi listrik Xanh SM berwarna hijau tiba-tiba mundur dan menabrak restoran ayam goreng di Karang Tengah, Kota Tangerang. Dari rekaman CCTV, terlihat bahwa taksi yang dikemudikan Saiful Hidayat (25) awalnya keluar dari parkiran restoran dan diikuti oleh taksi serupa. Saat memasuki jalan Raden Saleh, Saiful membelokkan taksinya ke arah kanan.

Saat berbelok, taksi listrik tiba-tiba ditabrak dari mobil yang datang dari arah Ciledug. Akibatnya, bagian bodi samping taksi mengalami kerusakan. Saiful yang memakai topi dan baju abu-abu langsung menghampiri mobil yang menabraknya. Namun, saat ia hendak kembali ke taksinya, kendaraan tersebut tiba-tiba bergerak mundur hingga meluncur kembali ke parkiran restoran.

Naasnya, taksi tersebut menabrak tiang lampu restoran dan terhenti. Saiful mencoba mengejar mobilnya yang sudah menabrak tembok dan kaca restoran. Sementara itu, pengemudi mobil yang menabraknya kabur meninggalkan lokasi. Menurut Kapolres Metro Tangerang Kota, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Kerugian toko diganti oleh pihak taksi sejumlah Rp 4 juta dan diperlakukan secara kekeluargaan antara kedua belah pihak.

2. Taksi Listrik Xanh SM Ringsek Dihantam KA di Kemayoran, Sopir Selamat

Pada Rabu (31/12/2025), sekitar pukul 11.18 WIB, sebuah mobil taksi listrik Xanh SM ringsek setelah tertemper rangkaian KA L303-2 di perlintasan sebidang JPL 11, lintas Stasiun Kampung Bandan–Kemayoran. Pintu perlintasan sudah dalam kondisi tertutup saat kereta api hendak melintas, namun sopir taksi disinyalir tetap memaksakan kendaraan melaju dengan arah yang tidak semestinya.

Beruntung, pengendara taksi selamat dari maut meski kendaraannya mengalami benturan keras. PT KAI Daop 1 Jakarta menyatakan keprihatinan atas insiden ini dan menekankan pentingnya kedisiplinan pengguna jalan saat melintasi perlintasan sebidang. Pihak KAI juga melakukan pemeriksaan teknis terhadap rangkaian kereta di Stasiun Kemayoran selepas insiden terjadi.

3. Peringatan Diabaikan, Taksi GreenSM Disambar KRL di Perlintasan Rawa Buaya

Sebuah taksi Xanh SM dilaporkan terserempet Kereta Rel Listrik (KRL) di perlintasan antara Stasiun Bojong Indah dan Stasiun Taman Kota, tepatnya di wilayah RW 02, Kelurahan Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat. Kejadian ini terjadi pada Jumat, 10 Oktober 2025, sekitar pukul 13.35 WIB.

Meskipun kendaraan mengalami kerusakan, insiden di jalur relasi Tangerang–Duri tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Saksi di lokasi, M. Nasir (62), mengatakan bahwa ia telah memperingatkan pengemudi taksi agar berhenti dan meminta kendaraan dimundurkan karena posisinya terlalu dekat dengan rel. Namun, pengemudi taksi bernama Tarash Pulungan (53) diduga tidak mengindahkan peringatan tersebut. Saksi juga melihat pengemudi tengah memegang telepon genggam saat kejadian, yang diduga menjadi salah satu penyebab kelalaian.

4. KRL Berhenti Mendadak, Kereta Argo Bromo Terlibat Tabrakan di Bekasi Timur

PT KAI Daop 1 Jakarta mengungkapkan adanya insiden kecelakaan yang melibatkan kereta rel listrik (KRL) di kawasan Stasiun Bekasi Timur dengan Kereta Jarak Jauh Agro Bromo, Senin (27/4) malam. Kecelakaan dipicu oleh insiden taksi yang tertemper KRL di perlintasan sebidang (JPL) dekat Bulak Kapal.

Awalnya, terdapat taksi di lintasan tersebut tertemper KRL sehingga menyebabkan perjalanan kereta terganggu. Akibat insiden ini, KRL sempat berhenti di lokasi kejadian. Kereta Argo Bromo tetap berupaya melintas langsung di jalur tersebut, sehingga tabrakan tak terhindarkan. Franoto Wibowo, Manajer Humas PT KAI Daop 1 Jakarta, menjelaskan bahwa KRL yang terhenti di belakangnya diikuti oleh Kereta Argo Bromo.

Pos terkait