Transjakarta Luncurkan Rute Baru ke Bandara Soekarno-Hatta untuk Mudik Lebaran
Menjelang puncak arus mudik Lebaran, PT Transjakarta terus berinovasi untuk memberikan kemudahan transportasi publik bagi masyarakat. Salah satu terobosan terbaru adalah persiapan rute bus baru yang secara langsung menghubungkan pusat kota Jakarta dengan Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Langkah ini diharapkan dapat menjadi alternatif yang efisien dan terjangkau, mengurangi kepadatan kendaraan pribadi yang kerap membanjiri akses menuju bandara selama periode libur panjang.
Rute SH2: Blok M – Bandara Soekarno-Hatta
Rute baru ini akan diberi kode SH2, yang akan melayani perjalanan dari kawasan Blok M, Jakarta Selatan, langsung menuju Bandara Soekarno-Hatta. Kehadiran rute ini melengkapi layanan yang sudah ada sebelumnya, yaitu rute SH1 yang menghubungkan Kalideres dengan bandara.
Menurut Direktur Utama Transjakarta, Welfizon Yuza, rute SH2 ini dirancang untuk memberikan kemudahan akses dari salah satu pusat keramaian dan bisnis di Jakarta Selatan. “Sekarang kan kita punya SH1 (Kalideres-Bandara). Kalau yang sekarang kita siapin ini dari Blok M ke Bandara (SH2),” jelasnya.
Perjalanan rute SH2 akan dimulai dari Blok M, kemudian akan melewati jalur strategis seperti Jalan Sudirman, melintasi kawasan Semanggi, hingga area Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Selanjutnya, bus akan memasuki jalan tol untuk mempercepat waktu tempuh menuju bandara.
Welfizon Yuza menegaskan bahwa rute SH1 dari Kalideres akan tetap beroperasi seperti biasa. Dengan demikian, masyarakat memiliki lebih banyak pilihan titik keberangkatan sesuai dengan lokasi tempat tinggal atau aktivitas mereka. “Kalideres tetap ada. Jadi nanti namanya SH2. Kalideres itu SH1, nanti rute yang Blok M itu SH2,” katanya.
Target Operasi Sebelum Idul Fitri
Proses persiapan rute baru ini berjalan cukup intensif. Setelah penandatanganan nota kesepahaman (MOU) dengan PT Angkasa Pura II selaku pengelola Bandara Soekarno-Hatta, Transjakarta kini tengah mendorong percepatan proses perizinan di Kementerian Perhubungan.
“Karena MOU kita dengan Angkasa Pura sudah, maka nanti proses di Kemenhub nanti akan kita dorong untuk segera perizinannya bisa keluar,” ujar Welfizon.
Prioritas utama dari peluncuran rute ini adalah untuk melayani kebutuhan masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik Lebaran. Oleh karena itu, target operasionalnya adalah sebelum Hari Raya Idul Fitri tiba. “Targetnya ini buat mudik, jadi sebelum Lebaran, kita lagi kejar,” tegas Welfizon.
Armada Bus Low Entry untuk Kenyamanan Penumpang
Untuk memastikan kenyamanan penumpang, terutama bagi mereka yang membawa barang bawaan seperti koper, Transjakarta akan mengerahkan armada bus Metrotrans low entry yang identik dengan warna oranye.
“Dan unit yang akan kita gunakan nanti adalah unit low entry. Jadi Metrotrans yang warna oranye yang lantai rendah, sehingga nanti mobilisasi koper dan segala macamnya itu relatif lebih mudah,” jelasnya.
Desain bus dengan lantai rendah ini akan memudahkan penumpang untuk naik dan turun, terutama saat membawa beban berat. Selain itu, penempatan halte bus di tepi trotoar juga akan mempermudah akses. “Dan itu akan berhentinya nanti di pinggir, jadi di halte-halte yang di trotoar. Jadi tidak terkoneksi di tengah, sehingga di bandaranya pun juga lebih mudah,” ucapnya.
Solusi Mengurangi Kepadatan Kendaraan Pribadi
Penyediaan rute bus langsung ke bandara ini diharapkan dapat menjadi solusi efektif untuk mengurangi ketergantungan masyarakat pada kendaraan pribadi saat menuju Bandara Soekarno-Hatta. Data menunjukkan bahwa mayoritas penumpang pesawat, yang jumlahnya mencapai puluhan juta per tahun, masih mengandalkan kendaraan pribadi.
“Karena kalau kita lihat sekarang disampaikan kemarin, dari 50 juta penumpang (pesawat) tahun lalu, itu sebagian besar itu menggunakan kendaraan pribadi. Jadi sehingga akses mulai dari keluar tol yang menuju bandara itu sudah cukup padat,” ungkapnya.
Dengan adanya pilihan transportasi publik yang nyaman, terjangkau, dan efisien seperti rute SH2 Transjakarta, diharapkan mobilitas penumpang menuju dan dari Bandara Soekarno-Hatta saat arus mudik Lebaran akan menjadi lebih lancar, aman, dan terorganisir. Hal ini tidak hanya menguntungkan penumpang, tetapi juga turut berkontribusi dalam kelancaran lalu lintas secara umum di sekitar area bandara.
Rute baru ini menjadi bukti komitmen Transjakarta untuk terus meningkatkan kualitas layanannya dan beradaptasi dengan kebutuhan mobilitas masyarakat yang terus berkembang, terutama dalam menghadapi momen-momen penting seperti musim liburan.





