JAKARTA – Dalam beberapa bulan terakhir, merek-merek lokal semakin aktif dalam memanfaatkan bahan-bahan spesifik serta menghadirkan inovasi untuk meluncurkan produk-produk baru. Perkembangan ini menunjukkan bahwa tren penggunaan bahan dalam produk skincare kini menjadi fokus utama di industri kosmetik. Perubahan ini terus bergerak seiring dengan perubahan kebutuhan pasar dan kemajuan teknologi yang mendorong lahirnya formulasi-formulasi baru.
“Tentu ada. Perubahan tren sangat terlihat, misalnya dari penggunaan bahan sederhana seperti vitamin C, kemudian berkembang ke niacinamide, hyaluronic acid, dan berbagai bahan aktif lainnya,” ujar seseorang saat ditemui di acara Indonesia Cosmetic Ingredients (ICI) 2026 di Jakarta, Rabu, (6/5/2026).
Setiap bahan dalam produk skincare umumnya memiliki fungsi yang berbeda dan spesifik. Misalnya, Vitamin C dikenal untuk membantu mencerahkan kulit, niacinamide berperan dalam menyeimbangkan produksi minyak atau sebum sehingga dapat mengurangi jerawat, sementara hyaluronic acid banyak dimanfaatkan untuk menjaga kelembapan sekaligus mendukung efek anti-penuaan.
Selain itu, tren penggunaan bahan alami juga terus berkembang di industri kosmetik. Hal ini tercermin dalam gelaran Indonesia Cosmetic Ingredients (ICI) 2026 yang menghadirkan segmen khusus Innovation Zone, sebuah area yang menampilkan berbagai bahan baku berbasis alam sebagai bagian dari inovasi terbaru.
Melalui segmen ini, pengunjung maupun pelaku usaha dapat mengeksplorasi berbagai inovasi produk terbaru yang ditampilkan. Penyelenggara juga menjalin kerja sama dengan asosiasi pemasok bahan alami guna mendorong pengembangan sektor tersebut secara berkelanjutan.
Meski pilihan bahan skincare semakin beragam, Sancoyo mengingatkan masyarakat untuk tetap cermat dalam memilih produk. Salah satu langkah sederhana yang dapat dilakukan adalah menerapkan prinsip Cek KLIK dari BPOM, yakni Cek Kemasan, Cek Label, Cek Izin Edar, dan Cek Kedaluwarsa sebelum membeli Obat dan Makanan.
Dia juga menyarankan masyarakat untuk lebih teliti dalam mencermati klaim yang tertera pada produk. Hindari produk dengan klaim yang terdengar berlebihan, karena belum tentu didukung oleh bukti yang jelas. “Hindari produk yang klaim terlalu bombastis,” imbuhnya.
Selain itu, pihaknya juga menyarankan konsumen selalu melakukan riset sebelum memutuskan pembelian. Saat ini, terutama di kalangan usia 15–35 tahun, kebiasaan mencari informasi terlebih dahulu, baik melalui ulasan maupun sumber lain, sudah makin umum dilakukan untuk memastikan kualitas dan keamanan produk.
Dia berharap dengan makin tingginya penetrasi internet membuat informasi mengenai produk semakin mudah diakses, sehingga konsumen diharapkan dapat bersikap lebih cermat dan kritis dalam memilih kosmetik.
Tren Bahan Skincare yang Berkembang
Beberapa bahan skincare yang kini sedang diminati antara lain:
- Vitamin C – Dikenal sebagai bahan yang membantu mencerahkan kulit dan meningkatkan produksi kolagen.
- Niacinamide – Berperan dalam menyeimbangkan produksi minyak dan mengurangi jerawat.
- Hyaluronic Acid – Digunakan untuk menjaga kelembapan kulit dan memberikan efek anti-penuaan.
Selain itu, bahan-bahan alami seperti ekstrak tumbuhan dan minyak esensial juga mulai populer dikarenakan keamanan dan efektivitasnya yang terbukti.
Inovasi di Industri Kosmetik
Gelaran ICI 2026 menunjukkan adanya inovasi besar di bidang kosmetik. Segmen Innovation Zone menjadi salah satu daya tarik utama, karena menampilkan berbagai bahan baku berbasis alam yang digunakan dalam formulasi produk terbaru.
Ini juga menjadi kesempatan bagi pelaku usaha untuk mengeksplorasi dan mengembangkan produk yang lebih ramah lingkungan dan sesuai dengan permintaan pasar.
Tips Memilih Produk Skincare
Untuk memastikan keamanan dan kualitas produk, berikut beberapa tips yang bisa diikuti:
- Cek Kemasan – Pastikan kemasan tidak rusak dan masih dalam kondisi baik.
- Cek Label – Periksa komposisi bahan dan informasi produsen.
- Cek Izin Edar – Pastikan produk telah mendapatkan izin dari BPOM.
- Cek Kedaluwarsa – Jangan membeli produk yang sudah melewati tanggal kedaluwarsa.
Selain itu, konsumen disarankan untuk selalu mencari informasi tambahan sebelum membeli produk, termasuk membaca ulasan dari pengguna lain atau mengunjungi situs resmi merek tersebut.
Kesimpulan
Tren penggunaan bahan skincare yang semakin beragam menunjukkan perkembangan pesat di industri kosmetik. Namun, konsumen harus tetap waspada dan cerdas dalam memilih produk agar tidak terjebak pada klaim yang tidak akurat atau bahaya bagi kesehatan kulit. Dengan peningkatan akses informasi, diharapkan masyarakat akan lebih sadar dan bijak dalam memilih produk kecantikan.






