Truk Bermuatan Terguling di Simpang Tanjung Mertoyudan, Diduga Kehilangan Keseimbangan

Kecelakaan Tunggal Truk di Jalan Magelang–Purworejo

Sebuah truk bermuatan dengan nomor polisi B 9951 FF mengalami kecelakaan tunggal hingga terguling di ruas Jalan Magelang–Purworejo, tepatnya di Simpang Tanjung, Desa Banjarnegoro, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang. Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (2/6/2026) dini hari sekitar pukul 01.00 WIB.

Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun kendaraan lain yang terlibat dalam kecelakaan tersebut. Namun, kejadian ini sempat menarik perhatian pengguna jalan yang melintas di lokasi kejadian.

Kanit Gakkum Satlantas Polresta Magelang, Iptu Ricky S. Hartono, menjelaskan bahwa kecelakaan bermula saat truk yang dikemudikan U (61), warga Sokaraja Kulon, Kecamatan Sokaraja, Kabupaten Banyumas, melaju dari arah Magelang menuju Purworejo.

“Truk nomor polisi B 9951 FF mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Magelang menuju Purworejo tepatnya di Simpang Tiga Tanjung masuk wilayah Desa Banjarnegoro, Kecamatan Mertoyudan,” kata Iptu Ricky.

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara dan keterangan yang diperoleh petugas, kendaraan diduga kehilangan keseimbangan setelah bergerak terlalu ke kanan saat melintasi lokasi kejadian.

“Sesampainya di lokasi kejadian kendaraan berjalan terlalu ke kanan, sementara kontur jalan pada jalur berlawanan memiliki kemiringan sehingga kendaraan roboh ke sisi kanan,” jelasnya.

Akibat kejadian tersebut, badan truk terguling dan sebagian menutup ruas jalan. Meski demikian, arus lalu lintas di sekitar lokasi masih dapat dilalui dengan pengaturan petugas yang berada di lapangan.

Petugas Satlantas Polresta Magelang yang menerima laporan segera mendatangi lokasi untuk melakukan pengamanan, pengaturan arus kendaraan, serta pendataan terkait kecelakaan tersebut.

“Tidak ada kendaraan lain yang terlibat dan tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian ini,” tambah Ricky.

Simpang Tanjung Mertoyudan merupakan salah satu titik lalu lintas yang cukup padat karena menjadi jalur utama penghubung Magelang–Purworejo. Ruas jalan tersebut setiap hari dilalui kendaraan pribadi, angkutan barang, maupun kendaraan berat dari berbagai daerah.

Atas kejadian itu, Satlantas Polresta Magelang mengimbau para pengemudi, khususnya kendaraan angkutan barang, untuk lebih berhati-hati saat melintas di jalur yang memiliki kontur jalan menurun maupun miring.

“Pengemudi kendaraan angkutan barang diimbau untuk selalu memperhatikan kondisi jalan serta memastikan muatan tetap aman selama perjalanan,” imbaunya.

Hingga Selasa (2/6/2026) pagi, proses evakuasi kendaraan masih berlangsung dengan melibatkan petugas terkait guna mengembalikan kondisi lalu lintas di kawasan Simpang Tanjung agar kembali normal.


Pos terkait