UIN Saizu Purwokerto Memperkuat Komitmen dalam Pemeringkatan UI GreenMetric
Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto terus memperkuat langkah menuju pengakuan internasional sebagai kampus berkelanjutan. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah mempercepat pengumpulan data serta pemutakhiran evidence (bukti dukung) untuk mengikuti pemeringkatan UI GreenMetric World University Rankings 2026.
Komitmen tersebut ditegaskan dalam kegiatan Rapat Koordinasi dan Pemantapan Data UI GreenMetric yang digelar secara daring melalui Zoom Meeting pada Jumat, 5 Juni 2026. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Rektor UIN Saizu Purwokerto, Prof. Ridwan dan diikuti oleh Tim GreenMetric serta berbagai unit kerja di lingkungan kampus UIN Saizu Purwokerto.
Dalam sambutannya, Rektor UIN Saizu Purwokerto, Prof. Ridwan menegaskan bahwa proses pengumpulan data dan pemutakhiran evidence GreenMetric merupakan langkah penting dan strategis untuk memposisikan kampus dalam pemeringkatan universitas berskala global. Menurutnya, partisipasi dalam UI GreenMetric tidak hanya bertujuan meningkatkan peringkat kampus, tetapi juga menjadi sarana untuk menunjukkan komitmen UIN Saizu Purwokerto dalam menciptakan layanan pendidikan yang berwawasan lingkungan dan berkelanjutan.
“Ini merupakan terobosan yang sangat penting dalam upaya memperoleh rekognisi di level global, khususnya pada aspek penciptaan layanan yang ramah lingkungan dan berkelanjutan,” ujar Prof. Ridwan. Dia menambahkan bahwa program tersebut sejalan dengan agenda pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), sekaligus mendukung implementasi konsep ekoteologi yang saat ini menjadi salah satu program unggulan Kementerian Agama Republik Indonesia.
“Langkah ini menunjukkan bahwa UIN Saizu Purwokerto sangat mendukung pembangunan berkelanjutan dan selaras dengan doktrin ekoteologi yang menjadi arah kebijakan Kementerian Agama,” tegasnya. Rektor juga mengingatkan seluruh tim agar proses pemutakhiran data dan pengumpulan dokumen pendukung dilakukan secara serius dan terukur. Menurutnya, masih tersedia waktu untuk melakukan evaluasi dan penyempurnaan sebelum seluruh dokumen resmi disubmit ke sistem UI GreenMetric.
Pihaknya optimistis target yang telah ditetapkan dapat tercapai dengan baik berkat kerja sama seluruh unit kerja yang terlibat. Dalam kesempatan tersebut, Rektor menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim yang telah bekerja keras selama proses pengumpulan data berlangsung. “Terima kasih kepada seluruh tim yang telah menunjukkan dedikasi tinggi. Sinergi dan kolaborasi yang kuat harus terus dijaga agar mampu melahirkan energi baru dalam membangun komitmen bersama,” katanya.
Sementara itu, Ketua Tim GreenMetric UIN Saizu Purwokerto, Gangsar Edi Laksono memaparkan perkembangan terbaru terkait pengisian questionnaire dan evidence yang menjadi syarat penilaian UI GreenMetric. Ia menjelaskan bahwa sebagian besar dokumen telah berhasil dilengkapi, meskipun masih terdapat beberapa data dan evidence yang memerlukan penyempurnaan.
“Saat ini progres pengisian evidence dan questionnaire telah mencapai 72,88 persen. Sisanya sekitar 27,32 persen akan segera dieksekusi oleh tim. Kami optimistis target 100 persen dapat diselesaikan dengan rapi dan tepat waktu,” ungkap Gangsar. Menurutnya, tim GreenMetric terus melakukan koordinasi intensif dengan seluruh unit kerja guna memastikan seluruh data yang dibutuhkan tersedia sesuai standar yang ditetapkan.
Dalam rapat tersebut, Wakil Rektor II UIN Saizu Purwokerto, Prof. Sulkhan Chakim, turut memberikan berbagai masukan terkait kebijakan serta kebutuhan pendukung yang perlu segera direalisasikan untuk memperkuat kesiapan kampus menghadapi penilaian GreenMetric. Masukan tersebut mencakup aspek sarana, prasarana, hingga kebutuhan administratif yang dapat memperkuat evidence dalam berbagai indikator penilaian.
Diskusi berlangsung aktif dengan melibatkan berbagai unit kerja. Masing-masing unit menyampaikan perkembangan pekerjaan sekaligus mengidentifikasi sejumlah dokumen dan data yang masih perlu dilengkapi atau diperjelas. Menutup pertemuan, Gangsar menyampaikan bahwa seluruh kekurangan dokumen akan segera dipetakan dan diklasifikasikan berdasarkan unit serta penanggung jawab masing-masing. Langkah tersebut dilakukan agar proses penyelesaian evidence dapat berjalan lebih efektif dan seluruh kebutuhan dokumen dapat terpenuhi sebelum batas waktu pengajuan.
Dengan progres yang terus meningkat dan dukungan penuh pimpinan universitas, UIN Saizu Purwokerto optimistis mampu menyelesaikan seluruh tahapan UI GreenMetric 2026 secara maksimal. Keikutsertaan dalam pemeringkatan ini diharapkan semakin memperkuat posisi UIN Saizu Purwokerto sebagai kampus yang peduli lingkungan, mendukung pembangunan berkelanjutan, serta memiliki daya saing di tingkat global.






