Mobil hybrid yang sebelumnya dianggap paling irit bahan bakar bermesin adalah Toyota Veloz Hybrid. Namun, kini Geely Starray EM-i berhasil menggeser posisi tersebut dengan konsumsi BBM yang lebih baik dibandingkan mobil Toyota tersebut.
Geely Starray EM-i termasuk dalam kategori plug-in hybrid, sedangkan Toyota Veloz Hybrid merupakan hybrid konvensional berjenis seri-paralel. Perbedaan ini memengaruhi jarak tempuh total dari kombinasi kerja mesin bakar dan motor listrik. Meskipun demikian, ketika mobil berjalan dalam mode hybrid, penggunaan campuran antara mesin bakar dan motor listrik dapat diukur untuk mengetahui konsumsi BBM-nya.
Dalam pengetesan tim pada rute Dalam Kota dengan arus lalu lintas padat dan kecepatan rata-rata 22 km/jam, Geely Starray EM-i mampu mencapai konsumsi BBM sebesar 30,3 km/l. Ini menunjukkan bahwa mobil ini sangat efisien dalam kondisi perkotaan yang sering macet.

Hasil konsumsi BBM Geely Starray EM-i jauh lebih baik saat diuji pada rute Kombinasi. Dengan kecepatan rata-rata 50 km/jam, mobil ini mampu mencapai konsumsi BBM sebesar 35,7 km/l. Pada kecepatan tinggi, Geely Starray EM-i lebih fokus pada akselerasi yang responsif daripada efisiensi di kecepatan rendah dan menengah.
Konsumsi BBM yang tercatat pada kecepatan tinggi adalah 19,6 km/l. Hal ini terjadi ketika baterai hybrid mencapai state of charge minimal. Jika baterai dalam kondisi penuh, mobil akan lebih dominan menggunakan motor listrik, sehingga konsumsi BBM riil ketika mesin hybrid bekerja tidak relevan lagi.
Untuk perbandingan, Toyota Veloz Hybrid yang telah diuji oleh tim memiliki konsumsi BBM sebagai berikut:
– Rute Dalam Kota: 28,9 km/l
– Rute Kombinasi: 35,5 km/l
– Rute Tol: 19,5 km/l
Berikut tabel hasil konsumsi BBM Geely Starray EM-i:
KONSUMSI BBM GEELY STARRAY EM-I
| PARAMETER | HASIL |
|---|---|
| Rute Dalam Kota | 30,3 km/l |
| Rute Kombinasi | 35,7 km/l |
| Rute Tol | 19,6 km/l |
Dari data tersebut, Geely Starray EM-i menunjukkan performa yang lebih baik dalam hal efisiensi bahan bakar dibandingkan Toyota Veloz Hybrid. Meskipun memiliki perbedaan jenis hybrid, mobil ini tetap mampu memberikan konsumsi BBM yang sangat kompetitif, terutama dalam kondisi lalu lintas perkotaan dan kombinasi. Pengujian ini juga menunjukkan bahwa teknologi plug-in hybrid mampu memberikan keunggulan signifikan dalam efisiensi bahan bakar, terlepas dari jenis mesin yang digunakan.






