Arteta Kritik Mentalitas Arsenal Usai Kalah dari MU

Kekalahan dari Manchester United, Mikel Arteta Ajak Pemain Tunjukkan Kekuatan Mental

Manajer Arsenal, Mikel Arteta, mengajak para pemainnya untuk menunjukkan kekuatan mental dalam perburuan gelar Liga Inggris setelah timnya kalah 2-3 dari Manchester United di Emirates Stadium pada Minggu malam, 25 Januari 2026. Kekalahan ini membuat posisi Arsenal hanya unggul empat poin dari Manchester City dan Aston Villa di papan atas klasemen.

Gol Matheus Cunha pada menit ke-87 memastikan kemenangan pertama Manchester United di kandang Arsenal sejak 2017. Sebelumnya, Arsenal sempat unggul lebih dulu melalui gol bunuh diri Lisandro Martinez pada menit ke-29. Namun, kesalahan Martín Zubimendi delapan menit kemudian dimanfaatkan Bryan Mbeumo untuk menyamakan kedudukan.

Manchester United berbalik memimpin melalui tendangan voli Patrick Dorgu pada menit ke-50. Arsenal sempat menyamakan skor lewat Mikel Merino pada menit ke-84, sebelum Cunha mencetak gol penentu di menit-menit akhir. Hasil ini membuat Arsenal gagal meraih kemenangan dalam tiga laga liga berturut-turut.

Masalah Teknis dan Mentalitas yang Harus Diperbaiki

Mantan kapten Arsenal, Patrick Vieira, bahkan menilai masih ada kekhawatiran soal kekuatan mental skuad The Gunners dalam berburu gelar. Menanggapi komentar tersebut, Arteta mengatakan timnya harus membuktikan mentalitas di lapangan. “Tidak apa-apa. Kami menerima setiap opini. Pada akhirnya, kami harus menunjukkan kekuatan mental yang kami miliki di lapangan saat pertandingan berlangsung,” kata Arteta.

Pelatih asal Spanyol itu menilai performa timnya kali ini jauh dari ideal, terutama dari sisi teknis. “Kami benar-benar tampil brilian di Milan ketika mengalahkan Inter 3-1. Hari ini kami tidak begitu bagus. Saya tidak tahu apakah ini masalah mental, tapi kami bermain buruk dalam beberapa aspek teknis, dan melawan tim seperti United, kesalahan-kesalahan itu langsung dihukum,” ujarnya.

Respons dari Pendukung dan Target Ke depan

Sebagian pendukung Arsenal sempat mencemooh tim mereka saat peluit akhir berbunyi. Arteta menegaskan hal itu menjadi pengingat bahwa timnya harus meningkatkan performa. “Kami harus berbuat lebih banyak dan lebih baik. Hari ini kami sudah berusaha, tetapi kami tidak cukup efisien melawan tim yang sangat terorganisasi, dan kami juga dihukum oleh kesalahan kami sendiri,” kata dia.

Arteta juga menekankan pentingnya respons tim setelah kekalahan kandang pertama mereka musim ini. “Itu bagian dari perjalanan. Yang terpenting adalah bagaimana kami bereaksi. Saya sangat yakin, karena saya mengenal para pemain di ruang ganti, kami akan merespons dengan segera,” ucapnya.

Laga Berikutnya dan Persiapan untuk Kompetisi Eropa

Selanjutnya, Arsenal akan menghadapi Kairat Almaty pada Rabu, 28 Januari 2026, dalam laga terakhir fase liga Liga Champions. Tim asuhan Arteta sudah memastikan tiket ke babak 16 besar dan berpeluang menutup fase tersebut dengan rekor sempurna jika meraih kemenangan.

Dalam persiapan menuju pertandingan tersebut, Arteta menekankan pentingnya evaluasi dan perbaikan dari kekalahan terbaru. Ia percaya bahwa timnya memiliki potensi untuk bangkit dan menunjukkan performa yang lebih baik di laga-laga mendatang. Dengan fokus pada perbaikan mental dan teknis, Arsenal berharap bisa kembali memperkuat posisi mereka di papan klasemen Liga Inggris dan memperkuat harapan untuk meraih gelar juara.

Pos terkait