Aston Villa Juara Liga Europa, Akhiri Puasa Gelar Eropa Selama 44 Tahun
Aston Villa berhasil meraih gelar juara Liga Europa musim ini setelah mengalahkan SC Freiburg dengan skor 3-0 dalam pertandingan final yang berlangsung di Istanbul, Turki, pada Kamis (21/5) dini hari WIB. Kemenangan ini menjadi momen penting bagi klub asal Inggris tersebut karena berhasil mengakhiri puasa gelar Eropa selama 44 tahun.
Ketiga gol Villa diciptakan oleh tiga pemain yang berkontribusi besar dalam pertandingan. Gol pertama dicetak oleh Youri Tielemans melalui tendangan voli, disusul oleh gol spektakuler dari Emiliano Buendia di babak pertama. Gol penutup dibuat oleh Morgan Rogers, yang memastikan kemenangan timnya di akhir laga.
Ini merupakan gelar Liga Europa kelima bagi pelatih Aston Villa, Unai Emery. Sebelumnya, ia sukses meraih gelar tersebut tiga kali bersama Sevilla dan sekali bersama Villareal. Kemenangan ini juga menjadi bukti bahwa Emery mampu membawa Aston Villa ke level yang lebih tinggi setelah sebelumnya sempat terpuruk saat ditangani oleh Steven Gerrard.
Emery sangat senang bisa memberikan gelar Eropa bagi Aston Villa. Ia memuji perjuangan para pemain yang tetap fokus dan menunjukkan determinasi tinggi sepanjang musim. “Sangat fantastis! Kami benar-benar bermain dengan determinasi tinggi sepanjang musim ini, sangat fokus pada tiap laga, menunjukkan hasrat untuk menang, dan para pemain akhirnya bisa mewujudkan gelar Eropa yang mereka impikan,” ujarnya.
Selain itu, Emery juga berhasil membuktikan bahwa dirinya mampu meningkatkan performa Aston Villa. Klub yang sempat terpuruk di bawah asuhan Gerrard kini menjadi penantang di empat besar Liga Inggris dan berhasil menembus final Liga Europa. “Final ini menjadi bukti bahwa kami berhasil meningkatkan progres atau level tim ini di kancah Eropa!” tegasnya.
Kepedulian John McGinn terhadap Perkembangan Aston Villa
Kapten Aston Villa, John McGinn, hampir tidak percaya bisa membawa klubnya meraih gelar Eropa musim ini. Ia mengingat bahwa beberapa tahun lalu, Aston Villa sempat terpuruk hingga terlempar dari Premier League dan harus kembali promosi pada 2019.
McGinn bergabung dengan Aston Villa pada 2018, saat klub masih berlaga di Divisi Championship. Ia turut serta dalam proses promosi klub ke Premier League pada 2019. “Saya nyaris tidak percaya. Klub ini hampir berada dalam kondisi yang sangat buruk tujuh tahun lalu. Namun Nassef Sawiris membeli klub ini dan memiliki satu misi: membawa klub kembali ke Liga Primer dan kemudian mencoba bersaing di level yang lebih tinggi,” ujar pemain asal Skotlandia ini.
Dengan gelar Liga Europa ini, Aston Villa berhak berlaga di Liga Champions musim depan. Setelah final ini, mereka akan bertanding melawan Manchester City dalam laga terakhir Liga Premier musim ini. Meski demikian, klub telah merencanakan parade kemenangan menggunakan bus terbuka melalui pusat kota Birmingham pada Kamis, 21 Mei waktu setempat, atau sehari setelah kemenangan mereka di final Liga Europa.






