Bocor! Ini Alasan Persib Bandung Rekrut Layvin Kurzawa, Kontrak Singkat Hingga Akhir Musim Super League

Alasan Persib Bandung Merekrut Layvin Kurzawa

Perekrutan mantan bek Paris Saint-Germain, Layvin Kurzawa, oleh Persib Bandung akhirnya terungkap ke publik. Klub berjuluk Maung Bandung resmi mengikat pemain asal Prancis tersebut dengan kontrak hingga akhir musim Super League 2025/2026, lengkap dengan opsi perpanjangan. Penandatanganan ini dilakukan setelah Persib memperkenalkan Kurzawa di hadapan ribuan Bobotoh seusai kemenangan 1-0 atas PSBS Biak, Minggu (25/1/2026), di Stadion Gelora Bandung Lautan Api.

Momen ini menjadi penanda dimulainya babak baru bagi Kurzawa dalam kariernya di sepak bola Indonesia. Pemilihan sang pemain bukanlah keputusan spontan atau sekadar mengejar nama besar. Manajemen Persib menyatakan bahwa langkah ini murni berasal dari kebutuhan teknis tim yang direkomendasikan langsung oleh jajaran pelatih.

Deputy CEO PT PERSIB Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, menjelaskan bahwa tim pelatih membutuhkan tambahan pemain berpengalaman di sektor krusial. “Tim pelatih merekomendasikan perekrutannya untuk menambah kedalaman skuad di posisi yang biasa ditempatinya, yaitu bek kiri, sayap kiri, dan bek tengah,” ujar Adhitia.

Fleksibilitas menjadi nilai utama yang membuat Kurzawa dipilih dibanding opsi lain. Pemain berusia 33 tahun itu dinilai mampu memberi banyak alternatif taktik bagi pelatih Bojan Hodak di paruh kedua musim. Kontrak yang diberikan hanya berdurasi singkat hingga akhir musim dengan pertimbangan evaluasi performa. “Kontrak diberikan hingga akhir musim dengan opsi perpanjangan sesuai evaluasi performa dan kebutuhan tim,” jelas Adhitia.

Langkah ini menunjukkan bahwa Persib tetap berhati-hati meski merekrut pemain dengan reputasi internasional. Klub ingin memastikan bahwa Kurzawa benar-benar memberi dampak nyata di lapangan, bukan sekadar menjadi magnet popularitas.

Selain untuk kompetisi domestik, kehadiran Kurzawa juga diproyeksikan memperkuat Persib di level Asia. Saat ini, Maung Bandung masih berjuang di AFC Champions League Two (ACL 2) 2025–2026. Persib berhasil menembus babak 16 besar dan akan menghadapi wakil Thailand, Ratchaburi FC. Pengalaman Kurzawa di kompetisi elite Eropa diharapkan menjadi pembeda dalam laga krusial tersebut.

“Kami berharap pemain bersangkutan dapat berkontribusi sesuai ekspektasi klub, baik di Super League maupun di AFC Champions League Two,” tambah Adhitia. Pernyataan ini menegaskan misi ganda yang diemban Kurzawa sejak hari pertama.

Kurzawa bukan nama asing di sepak bola Eropa. Bek asal Prancis ini mengawali karier profesionalnya bersama AS Monaco pada musim 2010/2011 di Ligue One Prancis. Bersama Monaco, Kurzawa mencatatkan total 97 penampilan di berbagai kompetisi. Performa impresifnya di usia muda membuat Paris Saint-Germain kepincut dan merekrutnya pada musim 2015/2016.

Di PSG, Kurzawa memasuki fase puncak kariernya. Ia menjadi bagian penting skuad bertabur bintang dan turut mengoleksi lima gelar Liga Prancis selama berseragam Les Parisiens. Tak hanya di level klub, Kurzawa juga sempat menjadi pilihan di Timnas Prancis. Ia mencatatkan 13 penampilan di laga persahabatan internasional, Kualifikasi Piala Dunia, dan Kualifikasi Euro.

Dengan kaki kiri murni dan kemampuan menyerang yang kuat, Kurzawa dikenal sebagai bek modern. Ia bahkan tampil di final Liga Champions Eropa 2019–2020 saat PSG kalah tipis 0-1 dari Bayern Munich. Selama hampir satu dekade membela PSG, Kurzawa memainkan total 154 pertandingan. Kontribusinya cukup menonjol dengan torehan 14 gol dan 23 assist dari posisi bek kiri.

Karier Kurzawa kemudian berlanjut ke Inggris saat dipinjamkan ke Fulham pada musim 2022–2023. Setelah itu, ia sempat merumput di Liga Portugal bersama Boavista FC hingga akhir musim lalu. Kini, Kurzawa memilih tantangan baru bersama Persib Bandung dengan status bebas transfer. Keputusan ini menjadi salah satu transfer paling menyita perhatian di Super League musim ini.

Bagi Persib, rekrutmen Kurzawa bukan sekadar tambalan jangka pendek. Klub berharap pengalaman, mental juara, dan kedewasaan sang pemain bisa menular ke ruang ganti. Dengan kontrak singkat namun target besar, Kurzawa datang membawa misi jelas. Ia diharapkan menjadi kepingan penting dalam ambisi Persib berbicara banyak di kompetisi domestik dan Asia.

Pos terkait