Jalan Khusus Angkutan Batubara Dibuka, Harapan Baru Warga Lahat
LAHAT – Warga Kabupaten Lahat, khususnya di Kecamatan Merapi Area, kini dapat bernapas lega. Peresmian jalan khusus angkutan batubara milik PT Levi Bersaudara Abadi menandai era baru bagi wilayah tersebut, membebaskan masyarakat dari ancaman debu dan kemacetan yang selama ini menghantui aktivitas sehari-hari. Jalan hauling yang berlokasi di KM 01 PT Levi Bersaudara Abadi/KM 017 Stockpile PT Servo Lintas Raya ini, merupakan solusi nyata yang telah lama dinantikan.
Peresmian jalan ini dilakukan langsung oleh Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru. Keberadaan jalan hauling khusus ini menjadi tonggak penting dalam upaya memperlancar distribusi batubara, sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan para pelaku usaha dan masyarakat yang berada di sekitar area operasional. Jalan khusus ini diharapkan mampu mengurai berbagai persoalan klasik yang kerap muncul akibat lalu lintas angkutan batubara yang melintasi jalan umum.
Gubernur Herman Deru dalam sambutannya menegaskan bahwa setiap daerah memiliki tantangan dan solusi yang berbeda. Menurutnya, pembangunan jalan khusus ini merupakan jawaban konkret atas permasalahan lalu lintas angkutan batubara yang selama ini berdampak pada kemacetan parah, kerusakan lingkungan yang mengkhawatirkan, hingga terganggunya aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat.
“Jalan khusus pertambangan batubara yang digagas dan dilaksanakan oleh PT Levi Bersaudara Abadi di Kabupaten Lahat hari ini resmi digunakan. Ini bukan hanya soal infrastruktur, tetapi juga faktor kemanusiaan. Hasil uji lingkungan di Merapi menunjukkan perbedaan yang sangat signifikan. Sebelum 31 Desember 2025 lalu, kualitas udara sebenarnya tidak layak dihirup manusia. Hari ini, alhamdulillah, menjadi udara yang lebih segar,” ujar Herman Deru dengan optimis.
Peresmian ini bukan sekadar seremoni biasa, melainkan sebuah momentum bersejarah bagi masyarakat Kabupaten Lahat. Ini membuka harapan baru bagi terbebasnya daerah dari kemacetan jalanan dan polusi debu batubara, yang selama ini menjadi keluhan utama dan sumber ketidaknyamanan warga.
Bupati Lahat, Bursah Zarnubi, turut menegaskan bahwa peresmian jalan hauling ini adalah perwujudan dari harapan panjang masyarakat Lahat. “Pembangunan jalan khusus batubara ini adalah bentuk komitmen kami untuk menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat. Selama ini kita menghadapi persoalan kemacetan, debu, dan kerusakan jalan akibat angkutan batubara yang melintas di jalan umum. Hari ini, kita menyaksikan bersama bahwa komitmen itu telah terwujud,” jelas Bursah pada Minggu (15/2/2026).
Bupati Bursah juga menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi yang kuat antara berbagai pihak. “Keberhasilan ini tidak lepas dari dukungan Bapak Gubernur, sinergi Forkopimda, DPRD, OPD, serta peran dunia usaha. Kami berharap keberadaan jalan hauling ini benar-benar memberikan dampak positif, baik terhadap kualitas lingkungan, keselamatan masyarakat, maupun pertumbuhan ekonomi daerah,” tambahnya.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat dan pemangku kepentingan untuk bersama-sama berperan aktif dalam menjaga dan mengawasi operasional jalan khusus tersebut. Tujuannya adalah agar penggunaannya senantiasa sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan dapat memberikan manfaat jangka panjang yang berkelanjutan bagi Kabupaten Lahat.
Sementara itu, Wakil Bupati Lahat, Widia Ningsih, mengungkapkan rasa syukur yang mendalam atas terealisasinya pembangunan jalan hauling ini. Perjalanan menuju terwujudnya infrastruktur ini ternyata tidaklah singkat, melainkan melalui proses panjang yang memakan waktu hampir 18 tahun.
“Alhamdulillah, setelah sejarah panjang hampir kurang lebih 18 tahun, akhirnya jalan hauling batubara ini terlaksana. Ini berkat kolaborasi semua pihak. Insya Allah, keberadaan jalan ini dapat meminimalisir dampak debu dan isu lingkungan seperti kemacetan serta menjaga keawetan jalan nasional,” ujar Widia Ningsih.
Keberhasilan pembangunan jalan khusus angkutan batubara ini menjadi bukti nyata dari komitmen Pemerintah Kabupaten Lahat. Komitmen tersebut tercermin dalam upaya mendorong pembangunan infrastruktur strategis yang tidak hanya mengutamakan kelancaran operasional, tetapi juga peningkatan kualitas lingkungan hidup dan dukungan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.
Dampak Positif yang Diharapkan:
- Peningkatan Kualitas Lingkungan: Dengan dialihkannya angkutan batubara ke jalan khusus, diharapkan penurunan drastis dalam polusi udara akibat debu batubara. Hal ini akan menciptakan lingkungan yang lebih sehat bagi warga, terutama di Kecamatan Merapi Area.
- Mengurangi Kemacetan Lalu Lintas: Jalan umum yang sebelumnya sering terhambat oleh truk batubara kini akan lebih lancar. Ini berdampak positif pada mobilitas warga, kelancaran arus barang, dan efisiensi waktu tempuh.
- Menjaga Keawetan Jalan Umum: Kerusakan jalan umum akibat beban berat truk batubara akan berkurang signifikan. Hal ini akan menghemat biaya perawatan dan perbaikan jalan oleh pemerintah daerah.
- Meningkatkan Keselamatan Warga: Berkurangnya lalu lintas angkutan batubara di jalan umum akan menurunkan risiko kecelakaan yang melibatkan kendaraan pribadi atau masyarakat.
- Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Lokal: Kelancaran distribusi batubara dan perbaikan kualitas lingkungan dapat menciptakan iklim investasi yang lebih baik, serta membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat sekitar.
Pembangunan jalan khusus ini menunjukkan bahwa dengan adanya kerja sama yang baik antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat, berbagai persoalan kompleks dapat diatasi. Harapannya, keberadaan jalan hauling ini dapat menjadi katalisator positif bagi kemajuan Kabupaten Lahat di masa mendatang.





