Gubernur Sumatera Barat H Mahyeldi Ansharullah hadir bersama mantan pemain dan pelatih sepak bola legendaris Suhatman Imam dalam prosesi kick off “Bola Gembira” Piala Dunia 2026 di kawasan car free day Kota Padang, Minggu.
Kick off yang menjadi awal rangkaian kegiatan menyambut Piala Dunia 2026 di Sumatera Barat ditandai dengan tendangan bola oleh Gubernur Mahyeldi, Suhatman Imam, dan Kepsta TVRI Sumatera Barat Tb Yusuf Hidayat. Acara ini disaksikan oleh warga Kota Padang yang sedang beraktivitas di kawasan bebas kendaraan tersebut.
Selain itu, hadir pula para pimpinan instansi vertikal se-Sumatera Barat, Ketua KONI dan PSSI Sumbar, para kepala dinas, pimpinan BUMN, Kepala Biro ANTARA Sumbar, media online, serta komunitas sepak bola.
Setelah prosesi kick off, acara dilanjutkan dengan dialog singkat mengenai Piala Dunia 2026 dengan nara sumber seperti Kadispora Sumbar, Ketua KONI Sumbar, dan Kepala TVRI Sumbar.
Gubernur Mahyeldi mengajak masyarakat Provinsi Sumatera Barat untuk turut serta menyambut ajang Piala Dunia 2026 yang memiliki daya tarik besar bagi masyarakat Indonesia, khususnya para penggemar sepak bola.
TVRI menggelar Kick Off Bola Gembira secara serentak di 34 lokasi se-Indonesia. Kegiatan yang dimulai pada pukul 06.00 WIB pagi ini resmi menandai TVRI sebagai official broadcaster Piala Dunia 2026.
“Kita membuka secara resmi melalui kick off ini bahwa TVRI menjadi official broadcaster dan akan menayangkan seluruh pertandingan Piala Dunia 2026,” ujar Direktur Utama LPP TVRI, Iman Brotoseno dalam Kick Off Bola Gembira di Jakarta dalam keterangan tertulisnya.
Tujuan dari Kick Off Bola Gembira
Kick Off Bola Gembira bertujuan untuk memperkenalkan dan mempromosikan Piala Dunia 2026 kepada masyarakat luas. Dengan menghadirkan tokoh-tokoh ternama seperti Gubernur Sumatera Barat dan mantan pemain sepak bola legendaris, acara ini juga memberikan semangat dan motivasi bagi pecinta olahraga di daerah.
Beberapa hal penting yang terjadi dalam kegiatan ini antara lain:
Gubernur Mahyeldi dan Suhatman Imam melakukan tendangan perdana sebagai simbol dimulainya rangkaian acara.
Hadirnya para pemangku kebijakan dan organisasi olahraga setempat menunjukkan dukungan kuat terhadap penyelenggaraan Piala Dunia 2026.
* Dialog singkat yang diisi oleh perwakilan dinas olahraga dan organisasi olahraga memberikan wawasan tentang rencana dan persiapan menyambut ajang internasional ini.
Peran TVRI dalam Piala Dunia 2026
TVRI tidak hanya menjadi official broadcaster, tetapi juga berkomitmen untuk menyajikan seluruh pertandingan Piala Dunia 2026 kepada masyarakat Indonesia. Hal ini menunjukkan bahwa TVRI tetap menjaga perannya sebagai lembaga penyiaran yang mampu menyediakan informasi dan hiburan berkualitas.
Dalam keterangannya, Direktur Utama LPP TVRI, Iman Brotoseno, menekankan bahwa kehadiran TVRI dalam ajang Piala Dunia 2026 merupakan bentuk komitmen untuk memperluas akses masyarakat terhadap pertandingan sepak bola dunia.
Dukungan Masyarakat dan Komunitas Olahraga
Kehadiran masyarakat dan komunitas sepak bola dalam acara ini menunjukkan antusiasme yang tinggi terhadap penyelenggaraan Piala Dunia 2026. Berbagai kalangan, mulai dari penggemar sepak bola hingga aktivis olahraga, tampak hadir dan ikut merayakan momen ini.
Selain itu, adanya partisipasi dari berbagai organisasi dan instansi menunjukkan bahwa Piala Dunia 2026 tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga menjadi momentum untuk membangun kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam mendukung olahraga nasional.
Tantangan dan Persiapan
Meski ada antusiasme yang luar biasa, penyelenggaraan Piala Dunia 2026 tentu saja menghadapi berbagai tantangan. Mulai dari persiapan infrastruktur hingga pengelolaan jadwal siaran, semua harus dipersiapkan dengan matang agar acara berjalan lancar.
Namun, dengan dukungan penuh dari berbagai pihak, termasuk Gubernur Sumatera Barat dan TVRI, peluang untuk sukses dalam penyelenggaraan Piala Dunia 2026 sangat besar.




