Pasangan ganda campuran Malaysia, Goh Soon Huat dan Lai Shevon Jemie, berhasil menorehkan langkah penting di ajang Indonesia Open 2026 dengan menembus babak perempat final. Kemenangan mereka di babak 16 besar atas duet tuan rumah, Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu, menjadi sorotan utama. Pertarungan yang sengit berakhir dengan skor 21-15, 21-19 dalam dua gim langsung, mengantarkan Goh/Lai melaju ke fase berikutnya.
Perjuangan Bangkit dari Masa Sulit
Bagi Goh Soon Huat dan Lai Shevon Jemie, pencapaian ini memiliki makna yang sangat mendalam. Lai Shevon Jemie secara terbuka mengakui bahwa beberapa bulan terakhir menjadi periode yang sangat menantang bagi mereka. Performa mereka dinilai belum mencapai titik terbaik, bahkan cenderung menurun dalam dua turnamen terakhir.
“Beberapa minggu dan bulan terakhir ini sangat berat bagi kami karena kami belum bisa kembali ke performa terbaik kami,” ungkap Lai Shevon Jemie. “Dalam dua turnamen terakhir, kami tidak tampil sesuai harapan. Bisa dibilang, penampilan kami cukup buruk.”
Namun, semangat juang mereka tidak padam. Pasangan yang juga merupakan suami-istri ini terus berupaya untuk bangkit. Fokus dan dorongan diri yang tak henti-hentinya menjadi kunci mereka untuk terus maju.
“Kami berhasil kembali fokus dan terus berjuang, terus memacu diri kami untuk maju,” lanjut Lai. “Datang ke sini minggu ini dan berhasil mencapai perempat final sangat berarti bagi kami berdua. Kami perlahan-lahan mulai kembali menemukan momentum dan memulihkan kepercayaan diri kami.”
Peran Krusial Goh Soon Huat
Dalam keberhasilan ini, Lai Shevon Jemie tidak lupa memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada sang suami, Goh Soon Huat. Ia menyoroti peran penting Goh Soon Huat, terutama dalam momen-momen krusial pertandingan.
“Saya benar-benar ingin memberikan pujian kepadanya (Goh Soon Huat) atas hal ini. Dia telah bermain dengan baik, terutama di momen-momen krusial,” puji Lai. “Permainannya yang taktis sangat konsisten, dan terutama di turnamen ini, saya melihat dia telah melakukan banyak perubahan.”
Lai menambahkan bahwa Goh Soon Huat kini menunjukkan ketenangan yang luar biasa di saat-saat genting. Kemampuannya untuk mengendalikan emosi dan tidak terburu-buru dalam mengambil keputusan saat pertandingan berlangsung ketat menjadi faktor penentu.
“Dia kini jauh lebih tenang di momen-momen krusial. Ketika pertarungan sangat ketat dengan lawan, dia bisa mengendalikan perasaan psikologis di dalam dirinya dan tidak terburu-buru dalam mengambil poin,” jelas Lai.
Kepercayaan Diri sebagai Senjata Utama
Senada dengan Lai, Goh Soon Huat juga menekankan pentingnya kepercayaan diri dalam kebangkitan permainan mereka. Ia berpendapat bahwa saat permainan memasuki fase yang ketat, kepercayaan antar pemain dan terhadap kemampuan diri sendiri menjadi elemen kunci.
“Saya pikir kami berhasil melakukan hal-hal dengan baik, terutama di momen-momen krusial. Kami masih percaya pada diri sendiri dan kami tetap bertahan di sana untuk berjuang dan saling mendukung,” ujar Goh Soon Huat.
Menanti Tantangan di Perempat Final
Perjalanan Goh Soon Huat dan Lai Shevon Jemie di Indonesia Open 2026 belum berakhir. Di babak perempat final, mereka akan dihadapkan pada ujian berat melawan pasangan unggulan dari Prancis, Thom Gicquel/Delphine Delrue. Pertandingan ini dijadwalkan akan berlangsung pada hari ini, Jumat (5/6/2026).
Secara statistik, rekor pertemuan antara kedua pasangan ini belum memihak kepada wakil Malaysia. Dalam sembilan kali pertemuan sebelumnya, Goh/Lai baru berhasil meraih tiga kemenangan, sementara pasangan Prancis tersebut unggul dengan enam kemenangan.
Meskipun demikian, rekor pertemuan bukanlah satu-satunya penentu hasil pertandingan. Dengan momentum yang mulai kembali dan kepercayaan diri yang meningkat, Goh Soon Huat dan Lai Shevon Jemie tentu memiliki peluang untuk memberikan kejutan dan melanjutkan langkah mereka di turnamen bergengsi ini. Perjuangan untuk bangkit dari masa sulit kini diuji kembali di panggung internasional.






