Ingatkan Kewajiban Melestarikan Wisata, Rustini Muhaimin: Ini Bukan Tempat Sampah!

Kegiatan Bersih-Bersih dan Penanaman Pohon di Kawasan Wisata Ranupani



Pembina DPP Perempuan Bangsa, Rustini Muhaimin menekankan pentingnya menjaga kelestarian alam. Komitmen ini merupakan kewajiban semua pihak dari tingkat masyarakat hingga pemerintah. Hal itu disampaikan Rustini saat memimpin aksi bersih-bersih kawasan wisata Ranupani serta kegiatan penanaman pohon di kawasan Ranu Regulo, Lumajang, Jawa Timur, Sabtu (2/5). Kegiatan ini sekaligus menegaskan peran perempuan dalam menjaga kelestarian alam.

“Aksi hari ini adalah simbol kepedulian kita terhadap kelestarian alam, khususnya di kawasan wisata Ranupani dan Ranu Regulo. Ini merupakan langkah nyata untuk mengurangi dampak perubahan iklim sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem di wilayah kaki Gunung Semeru,” ujar Rustini.

Istri Menko Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar ini menyampaikan, menjaga lingkungan adalah keharusan. Tempat wisata harus dijaga berkelanjutan agar bisa memberikan dampak bagi kehidupan masyarakat.

“Siapapun yang ke sini, tolong dijaga betul lingkungannya, jangan buang sembarang karena Ranupani dan Regulo ini bukan tempat sampah. Mari kita jaga bersama agar ekosistem di sini tetap menarik dan bisa dinikmati generasi penerus kita nanti,” tambahnya.

Rustini mengingatkan bahwa tantangan seperti perubahan iklim, kerusakan lingkungan, dan persoalan sampah tidak bisa lagi ditunda penanganannya. Ia berharap gerakan ini dapat terus berkembang dan menjadi budaya kolektif di masyarakat.

“Kita tidak bisa lagi menunggu. Ini adalah realitas yang harus dijawab dengan tindakan nyata. Saya mengajak masyarakat, wisatawan, dan generasi muda untuk ikut ambil bagian—mulai dari hal sederhana seperti tidak membuang sampah sembarangan, menanam pohon, dan menjaga ekosistem sekitar,” tegasnya.

Peran Penting Masyarakat dalam Melestarikan Alam

Kegiatan bersih-bersih dan penanaman pohon yang dilakukan oleh Rustini Muhaimin tidak hanya menjadi bentuk kepedulian terhadap lingkungan, tetapi juga menjadi ajang edukasi bagi masyarakat setempat dan para pengunjung. Dengan melibatkan masyarakat, kegiatan ini diharapkan mampu menciptakan kesadaran kolektif tentang pentingnya menjaga lingkungan hidup.

Beberapa langkah yang dapat dilakukan oleh masyarakat antara lain:

  • Mengurangi penggunaan plastik sekali pakai dan menggunakan wadah daur ulang.
  • Melakukan pengelolaan sampah secara benar dan memilah sampah organik serta anorganik.
  • Berpartisipasi dalam kegiatan lingkungan seperti pembersihan area publik atau penanaman pohon.

Selain itu, Rustini juga menekankan bahwa setiap individu memiliki tanggung jawab untuk menjaga lingkungan. Tidak hanya masyarakat lokal, tetapi juga para wisatawan yang datang ke kawasan tersebut.

Tanggapan Positif dari Pihak Terkait

Sementara itu, Kepala Balai Besar TNBTS, Rudijanta Tjahja Nugraha merespon positif kegiatan positif semacam ini. Menurutnya, cara tersebut bisa membangkitkan kesadaran masyarakat.

“Kami berterima kasih atas seluruh dukungan terhadap kegiatan ini. Ranupani adalah desa yang indah, berada di lereng Semeru, subur, dan menjadi salah satu penopang kehidupan masyarakat sekitar, termasuk sebagai penyedia sumber pangan,” tandasnya.

Kehadiran kegiatan seperti ini juga diharapkan dapat menjadi contoh bagi komunitas lain untuk melakukan hal serupa. Dengan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan organisasi, upaya pelestarian lingkungan dapat lebih efektif dan berkelanjutan.

Kesimpulan

Melalui aksi nyata seperti kegiatan bersih-bersih dan penanaman pohon, Rustini Muhaimin membuktikan bahwa perempuan memiliki peran penting dalam menjaga kelestarian alam. Kegiatan ini juga menjadi ajang memperkuat kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan hidup.

Dengan partisipasi aktif dari berbagai pihak, diharapkan kebiasaan menjaga lingkungan dapat menjadi budaya yang melekat dalam kehidupan sehari-hari. Langkah kecil seperti tidak membuang sampah sembarangan atau menanam pohon dapat memberikan dampak besar bagi keberlanjutan ekosistem di kawasan wisata seperti Ranupani dan Ranu Regulo.

Pos terkait