Semangat Olahraga dan Budaya dalam Kejuaraan Pencak Silat Antar Pelajar
Kejuaraan Pencak Silat Antar Pelajar se-Kabupaten Indramayu Tahun 2026 telah menunjukkan semangat sportivitas yang tinggi serta komitmen dalam melestarikan budaya bangsa. Event ini digelar di GOR Dharma Ayu dan sukses mencuri perhatian masyarakat, dengan ratusan pesilat muda tampil memperlihatkan kemampuan terbaik mereka.
Kegiatan ini berlangsung dari tanggal 1 April hingga 3 Mei 2026, sebagai bagian dari Pekan Olahraga Pelajar Kabupaten (POPKAB) Indramayu 2026. Selain menjadi ajang kompetisi olahraga, kejuaraan ini juga menjadi wadah pembinaan generasi muda dalam menjaga seni bela diri tradisional Indonesia, yaitu pencak silat.
Beberapa pejabat dan tokoh penting turut hadir dalam acara ini, seperti Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Indramayu Ahmad Sadelli beserta jajaran, perwakilan KONI Indramayu Yoga dan staf, Kapolsek Indramayu, Ketua IPSI Indramayu Fajar, Danramil Indramayu, serta Ketua Panitia Wahyu. Mereka memberikan dukungan penuh untuk kelancaran penyelenggaraan kejuaraan ini.
Peserta kejuaraan ini berasal dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari SD, SMP hingga SMA se-Kabupaten Indramayu. Antusiasme peserta terlihat sejak hari pertama pertandingan, dengan setiap kontingen menampilkan kemampuan terbaiknya di setiap kelas yang dipertandingkan.
Ketua Panitia, Wahyu, menyatakan bahwa seluruh pertandingan dilaksanakan secara kompetitif dengan tetap menjunjung nilai sportivitas. Ia juga memastikan bahwa sistem penilaian yang digunakan sesuai dengan standar Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI).
“Pertandingan berjalan lancar dan tertib. Kami berkomitmen menjaga kualitas penyelenggaraan agar para atlet bisa bertanding secara maksimal dan fair,” ujarnya.
Dukungan dari berbagai pihak turut menyukseskan event ini, termasuk sponsor seperti Bank BJB dan Pertamina Patra Niaga. Selain itu, keterlibatan panitia dan official dari IPSI Indramayu menjadi kunci utama dalam memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan sesuai rencana.
Ketua Umum IPSI Indramayu, Fajar, menambahkan bahwa kejuaraan ini bukan hanya sekadar ajang kompetisi, tetapi juga sarana pembinaan karakter generasi muda.
“Melalui pencak silat, kita tidak hanya membentuk atlet yang berprestasi, tetapi juga generasi yang disiplin, tangguh, dan berkarakter,” ungkapnya.
Sementara itu, Pembina KONI Indramayu, H. Maman Kostaman, yang mewakili Pemerintah Kabupaten Indramayu, memberikan apresiasi tinggi terhadap penyelenggaraan kegiatan ini. Ia menilai IPSI telah berhasil menggelar event olahraga secara mandiri tanpa bergantung pada bantuan pemerintah daerah maupun instansi terkait.
“Kami sangat mengapresiasi IPSI yang mampu menyelenggarakan event ini secara mandiri. Ini menjadi contoh baik bagi cabang olahraga lain di Indramayu,” katanya.
Lebih lanjut, ia berharap kejuaraan ini mampu melahirkan bibit-bibit atlet berprestasi yang dapat bersaing di tingkat provinsi hingga nasional, termasuk dalam ajang besar seperti Pekan Olahraga Nasional (PON). Menurutnya, pembinaan atlet sejak usia dini melalui ajang seperti ini sangat penting untuk menciptakan regenerasi atlet yang berkelanjutan.
Selama pelaksanaan kegiatan, seluruh rangkaian pertandingan berlangsung aman, tertib, dan lancar. Atmosfer kompetisi yang sehat serta dukungan penonton menambah semarak event ini.
Kejuaraan Pencak Silat POPKAB Indramayu 2026 ini menjadi bukti bahwa olahraga tradisional tetap memiliki tempat di hati generasi muda. Lebih dari itu, ajang ini menjadi panggung lahirnya calon-calon juara masa depan yang siap mengharumkan nama daerah di kancah yang lebih tinggi.






