Kualitas udara di Kota Pontianak, Kalimantan Barat, kembali menjadi yang terburuk di Indonesia pagi ini, Senin (26/1). Berdasarkan data dari situs IQAir pukul 07.18 WIB, indeks kualitas udara (AQI) mencapai 192. Kondisi ini termasuk dalam kategori “tidak sehat” sehingga dapat memengaruhi kesehatan masyarakat, terutama kelompok sensitif seperti anak-anak, lansia, ibu hamil, serta penderita penyakit jantung dan paru-paru.
Menurut informasi yang dirangkum dari IQAir, ketika kualitas udara berada dalam kategori “tidak sehat”, masyarakat umum, khususnya kelompok rentan, mungkin mulai mengalami efek negatif terhadap kesehatan. Untuk mengurangi risiko tersebut, IQAir menyarankan agar warga menghindari aktivitas di luar ruangan. Selain itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) juga telah beberapa kali mengimbau masyarakat untuk menggunakan masker, terutama jika tingkat pencemaran udara tinggi.
Selain Pontianak, beberapa wilayah lainnya juga memiliki kualitas udara yang serupa atau sedikit lebih baik. Berikut adalah daftar lima kota besar di Indonesia dengan kualitas udara terburuk pagi ini:
- Pontianak, Kalimantan Barat – AQI 192 (tidak sehat)
- Bandung, Jawa Barat – AQI 165 (tidak sehat)
- Badung, Bali – AQI 115 (tidak sehat bagi kelompok sensitif)
- Bogor, Jawa Barat – AQI 107 (tidak sehat bagi kelompok sensitif)
- Jakarta – AQI 88 (sedang)
Di sisi lain, Kota Palangkaraya di Kalimantan Tengah memiliki kualitas udara paling sehat pagi ini dengan AQI 35 dan masuk kategori “baik”. Bekasi, Jawa Barat, berada di posisi kedua dengan AQI 56 dan kategori “sedang”.
Dalam skala global, kota-kota besar dengan kualitas udara terbaik memiliki nilai AQI yang sangat rendah. Contohnya, Kota Manila di Filipina dan Kota Tehran di Iran memiliki AQI 0. Sementara itu, Kobe dan Tokyo di Jepang memiliki AQI 17 dan kategori “baik”.
Sebaliknya, kota-kota besar dengan kualitas udara terburuk pagi ini adalah sebagai berikut:
- Dhaka, Bangladesh – AQI 252 (sangat tidak sehat)
- Kolkata, India – AQI 194 (tidak sehat)
- Delhi, India – AQI 187 (tidak sehat)
- Krasnoyarsk, Rusia – AQI 183 (tidak sehat)
- Wuhan, Cina – AQI 182 (tidak sehat)
Indeks AQI digunakan untuk mengukur konsentrasi polutan udara dan menunjukkan kategori kualitas udara. Berikut rincian kategorinya:
- Baik: PM2,5 0–50
- Sedang: PM2,5 51–100
- Tidak sehat bagi kelompok sensitif: PM2,5 101–150
- Tidak sehat: PM2,5 151–200
- Sangat tidak sehat: PM2,5 200–299
- Berbahaya: PM2,5 300–500
Kualitas udara dalam kategori “sangat tidak sehat” dapat merugikan kesehatan pada sejumlah segmen populasi yang terpapar. Sementara itu, kualitas udara dalam kategori “berbahaya” dapat menyebabkan dampak kesehatan yang serius pada seluruh populasi manusia. Oleh karena itu, penting bagi masyarakat untuk tetap waspada dan mengambil langkah-langkah perlindungan diri saat kualitas udara buruk.