Kurzawa Berakhir di Persib Bandung



jateng.

BANDUNG – Kebersamaan Layvin Kurzawa dengan Persib Bandung resmi berakhir. Bek asal Prancis yang pernah memperkuat Paris Saint-Germain (PSG) itu mengumumkan perpisahannya dengan Maung Bandung setelah kompetisi BRI Super League 2025/2026 berakhir.

Kabar tersebut disampaikan Kurzawa melalui unggahan di media sosial pribadinya. Dalam pesan perpisahan itu, pemain berusia 33 tahun tersebut menyampaikan rasa terima kasih kepada Persib Bandung, rekan setim, serta Bobotoh yang selalu memberikan dukungan.

“Saya menghormati keputusan klub dan meninggalkan semuanya dengan rasa syukur atas momen-momen yang telah kita lalui bersama,” kata Kurzawa.

Meski hanya memperkuat Persib selama sekitar lima bulan, Kurzawa mengaku mendapatkan pengalaman yang sangat berkesan di Indonesia. Mantan pemain tim nasional Prancis itu menyebut Indonesia sebagai negara yang luar biasa dan Persib sebagai klub yang memiliki gairah besar.

“Saya menemukan sebuah negara yang luar biasa, sebuah klub yang penuh gairah, dan para pendukung yang luar biasa yang membuat saya merasa diterima sejak hari pertama,” ujarnya.

Kurzawa juga mengaku bangga pernah menjadi bagian dari salah satu klub terbesar di Indonesia tersebut. Menurut dia, kesempatan mengenakan seragam Persib menjadi pengalaman yang akan selalu dikenang dalam perjalanan kariernya.

“Saya bangga pernah mengenakan seragam ini, merasakan emosi-emosi tersebut bersama kalian, dan menjadi bagian dari keluarga besar Persib, meskipun hanya dalam waktu yang singkat,” katanya.

Pada akhir pesannya, Kurzawa memberikan salam perpisahan yang ditujukan khusus kepada Bobotoh. Dia berterima kasih atas dukungan, cinta, dan energi yang diterimanya selama berada di Bandung.

“Terima kasih atas dukungan, cinta, dan energi yang telah kalian berikan. Saya berharap jalan kami akan bertemu kembali suatu hari nanti. Saya mencintai kalian, Bobotoh,” ujar Kurzawa.

Perpisahan ini menambah daftar pemain yang meninggalkan Persib setelah berakhirnya musim 2025/2026. Meski masa baktinya relatif singkat, nama Kurzawa tetap menjadi sorotan karena statusnya sebagai mantan pemain PSG yang pernah merasakan atmosfer sepak bola level tertinggi Eropa sebelum berlabuh di Bandung.

Pengalaman Berharga di Indonesia

Kurzawa menjelaskan bahwa perjalanan kariernya di Indonesia tidak hanya sekadar tentang sepak bola, tetapi juga tentang pengalaman hidup yang berbeda dari yang pernah ia alami sebelumnya. Ia mengakui bahwa budaya dan cara hidup masyarakat Indonesia memberikan dampak positif pada dirinya.

Selama masa kariernya di Persib, Kurzawa tidak hanya fokus pada pertandingan, tetapi juga mencoba untuk memahami lebih dalam tentang masyarakat sekitar. Ia bahkan mengakui bahwa interaksi dengan para Bobotoh memberinya motivasi tambahan untuk tampil lebih baik di lapangan.

“Saya belajar banyak hal baru, baik dalam hal olahraga maupun kehidupan sehari-hari. Ini adalah pengalaman yang sangat berharga bagi saya,” ujarnya.

Peran Penting dalam Tim

Meskipun durasi kepandaiannya di Persib tergolong singkat, Kurzawa tetap berhasil menunjukkan kontribusi yang signifikan. Ia menjadi salah satu pemain yang dipercaya oleh pelatih untuk tampil dalam beberapa pertandingan penting.

Beberapa kali ia mencatatkan performa yang solid, baik dalam hal bertahan maupun membantu serangan. Bahkan, beberapa pemain muda Persib mengatakan bahwa ia menjadi contoh teladan dalam hal profesionalisme dan sikap terhadap permainan.

“Dia tidak hanya menjadi bek yang kuat, tetapi juga menjadi mentor bagi pemain muda,” ujar salah satu rekan setimnya.

Harapan untuk Masa Depan

Setelah meninggalkan Persib, Kurzawa berharap bisa kembali berkarier di luar Indonesia. Ia ingin melanjutkan petualangan sepak bolanya di negara lain, terlepas dari apakah itu di Eropa atau wilayah lain.

Namun, ia tidak pernah melupakan kenangan indah yang ia dapatkan selama berada di Bandung. Ia berharap bisa kembali ke Indonesia suatu saat nanti, baik dalam kapasitas profesional maupun pribadi.

“Indonesia adalah rumah kedua bagi saya. Saya akan selalu ingat masa-masa indah ini,” ujarnya.

Pos terkait