JAKARTA – Andre Taulany, seorang penyanyi sekaligus komedian, akhirnya angkat bicara mengenai isu dugaan penganiayaan yang dilaporkan terhadap mantan istrinya, Rien Wartia Trigina atau yang lebih dikenal sebagai Erin. Isu ini menyeret nama Erin dalam kasus dugaan kekerasan terhadap asisten rumah tangga (ART).
Andre menjelaskan bahwa tanggung jawab pembayaran gaji ART memang menjadi tanggung jawabnya. Namun, sistem penyaluran gaji tersebut dilakukan oleh Erin.
“Iya, iya. Kalau ART memang saya yang bayar, tetapi kan, saya transfer ke beliau. Nanti beliau yang menyampaikan ke masing-masing ART,” ujar Andre Taulany di kawasan Warung Buncit, Jakarta Selatan, baru-baru ini.
Meski demikian, ia enggan memberikan komentar lebih lanjut tentang sikap Erin terhadap para ART selama mereka masih bersama. Ia khawatir komentarnya justru akan menimbulkan misinterpretasi.
“Saya enggak mau komentar, minta maaf. Minta maaf banget, ya. Minta maaf. Nanti takutnya ke mana-mana ya,” ucapnya.
Selain itu, Andre juga tidak berkomentar mengenai kabar dugaan penganiayaan yang dilakukan Erin terhadap ART. Pria berusia 51 tahun ini mengaku tidak tahu-menahu mengenai isu tersebut.
Oleh karena itu, ia memilih untuk bungkam dan tidak memberikan pernyataan lebih lanjut.
“Saya enggak mau berkomentar, minta maaf banget. Karena saya enggak tahu dan saya juga memang sudah enggak dengar kabar beritanya. Jadi, ya saya enggak bisa komentar apa-apa,” tuturnya.
Andre juga mengungkapkan bahwa ia tidak mengetahui sosok ART yang diduga menjadi korban penganiayaan. Alasannya, ia sudah lama tidak tinggal di rumah yang sama dengan Erin.
“Saya enggak tahu karena kan, saya sudah enggak di rumah sama mereka, karena sudah masing-masing,” tambahnya.
Sebelumnya, isu dugaan penganiayaan yang dilakukan Erin terhadap ART berawal dari unggahan sebuah akun Threads. Dalam unggahan tersebut, ditampilkan foto perempuan yang diduga sebagai korban dan narasi soal dugaan penganiayaan.
Akun Threads itu menyebut bahwa Erin diduga membanting ponsel wanita yang diduga sebagai korban, menahan baju, hingga menahan gaji.
Menanggapi hal ini, Erin langsung mengambil langkah tegas dengan melaporkan masalah tersebut ke Polres Metro Jakarta Selatan.






