Dominasi Borneo FC di Super Ligue 2025/2026
Super Ligue musim 2025/2026 akhirnya resmi berakhir dengan penutupan yang spektakuler. Kompetisi sepak bola kasta tertinggi ini tidak hanya menyajikan pertandingan yang menarik, tetapi juga menghadirkan drama luar biasa yang memunculkan beberapa nama baru dan penghargaan individu yang patut diapresiasi.
Persib Bandung berhasil menjadi juara utama dalam kompetisi ini, namun yang lebih menarik adalah dominasi Borneo FC di panggung penghargaan. Meskipun kalah dalam perburuan gelar juara, tim asal Kalimantan ini sukses meraih sejumlah penghargaan bergengsi, termasuk Pemain Terbaik dan Kiper Terbaik.
Mariano Peralta: Penyihir di Lini Serang
Mariano Peralta, penyerang asal Argentina dari Borneo FC, menjadi bintang utama dalam kompetisi ini. Dengan statistik yang luar biasa—20 gol dan 14 assist—Peralta berhasil meraih gelar Pemain Terbaik (Player of the Season). Performanya di lapangan hijau seperti penyihir yang mampu menciptakan peluang dan mengubah situasi sulit menjadi kesempatan emas.
Selain Peralta, David da Silva dari Malut United juga menjadi sorotan. Sebagai Top Skor (Top Scorer) dengan 23 gol, da Silva membuktikan bahwa usia bukanlah hambatan bagi seorang pemain untuk tampil maksimal. Ia menjadi satu-satunya pemain yang mampu melebihi torehan Peralta dalam hal jumlah gol.
Nadeo Argawinata: Penjaga Gawang Terbaik
Di bawah mistar gawang, Nadeo Argawinata, penjaga gawang utama Timnas Indonesia, menunjukkan performa yang luar biasa. Dengan 12 kali ‘clean sheet’ dan 130 penyelamatan krusial dalam 34 pertandingan, Nadeo layak dinobatkan sebagai Kiper Terbaik (Goalkeeper of the Season).
Daftar Lengkap Peraih Penghargaan Individu
Berikut adalah daftar lengkap para peraih penghargaan individu dalam Super Ligue 2025/2026:
- Pemain Terbaik: Mariano Peralta (Borneo FC)
- Top Skor: David da Silva (Malut United – 23 Gol)
- Kiper Terbaik: Nadeo Argawinata (Borneo FC)
- Pemain Muda Terbaik: Dony Tri Pamungkas (Persija Jakarta)
- Pelatih Terbaik: Bojan Hodak (Persib Bandung)
- Gol Terbaik: Muhammad Iqbal (PSIM Yogyakarta)
- Tim Fair Play: Borneo FC
Regenerasi Sepak Bola Nasional
Dony Tri Pamungkas, yang terpilih sebagai Pemain Muda Terbaik, menjadi bukti bahwa regenerasi sepak bola nasional masih hidup. Ia menunjukkan potensi besar sebagai pemain muda yang mampu bersaing dengan pemain senior.
Di sisi lain, Bojan Hodak, pelatih Persib Bandung, mendapatkan penghargaan Pelatih Terbaik. Konsistensi dan strategi yang ia terapkan membawa Persib Bandung mencetak sejarah ‘hattrick’ juara, yang membuatnya layak meraih penghargaan tersebut.
Akhir yang Adil
Pembagian penghargaan ini menjadi titik penutup yang adil bagi dinamika Super Ligue 2025/2026. Meski Persib Bandung berhasil meraih trofi utama, Borneo FC dan para peraih gelar individu lainnya telah membuktikan bahwa sepak bola bukan hanya tentang siapa yang berdiri di podium juara, melainkan tentang konsistensi, kerja keras, dan magis yang dihadirkan di setiap menit laga.
Publik kini tinggal menunggu, apakah dominasi dan ketajaman para “penyihir” lapangan hijau ini akan kembali terulang pada musim depan, atau justru melahirkan poros kekuatan baru yang jauh lebih mengejutkan.





