Prancis Dekati Zidane: Jaga Jarak dengan Madrid

Masa Depan Zinedine Zidane: Prancis atau Real Madrid?

Perjalanan karier Zinedine Zidane pasca-meninggalkan Real Madrid untuk kedua kalinya pada tahun 2021 terus menjadi sorotan utama di dunia sepak bola. Meskipun hingga kini ia masih berstatus tanpa klub, nama besar Zidane tidak pernah absen dari daftar incaran klub-klub raksasa dunia, bahkan tim nasional.

Selama ini, spekulasi paling santer beredar adalah bahwa Zidane sedang menanti kesempatan emas untuk menduduki kursi kepelatihan tim nasional Prancis. Jabatan tersebut telah lama dipegang oleh Didier Deschamps, sosok yang berhasil membawa “Les Bleus” merengkuh gelar Piala Dunia 2018 dan secara konsisten menempatkan Prancis sebagai salah satu kekuatan dominan di kancah internasional.

Kini, penantian panjang tersebut tampaknya akan segera menemui titik terang. Perkiraan kuat menyebutkan bahwa Didier Deschamps akan mengakhiri masa baktinya setelah perhelatan Piala Dunia FIFA 2026. Momen ini diprediksi akan membuka pintu lebar bagi Zidane untuk akhirnya mengambil alih posisi yang selama ini disebut-sebut sebagai impian terbesarnya.

Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) dikabarkan tidak ingin membuang waktu. Laporan mengindikasikan bahwa FFF telah bergerak proaktif untuk memastikan proses transisi kepelatihan berjalan lancar. Langkah ini juga bertujuan untuk mematenkan posisi Zidane sebagai kandidat utama penerus Deschamps.

Situasi ini menjadi semakin kompleks dengan adanya kebutuhan mendesak akan pelatih baru di Real Madrid. Setelah pemecatan Xabi Alonso, klub ibu kota Spanyol tersebut menunjuk Álvaro Arbeloa sebagai pelatih interim. Namun, di balik layar, hampir semua pihak mengetahui bahwa Florentino Pérez, presiden Real Madrid, melihat Zidane sebagai sosok ideal untuk memimpin era baru “Los Blancos”.

Pendekatan cepat yang dilakukan oleh federasi Prancis tampaknya memiliki tujuan ganda yang strategis. Pertama, untuk mengamankan pelatih incaran utama mereka demi masa depan timnas. Kedua, dan yang tidak kalah penting, untuk secara efektif menutup peluang Zidane kembali meramaikan Santiago Bernabéu.

Media Prancis melaporkan bahwa proses pendekatan formal telah dimulai. Pembahasan awal mencakup berbagai aspek krusial, mulai dari struktur staf kepelatihan yang akan dibentuk hingga visi jangka panjang untuk Timnas Prancis.

Jika skenario ini benar-benar terwujud, dampaknya akan sangat signifikan bagi Real Madrid. Zidane bukan sekadar legenda klub yang pernah mengukir sejarah gemilang sebagai pemain dan pelatih, tetapi juga merupakan simbol stabilitas dan kesuksesan, terutama di tengah periode transisi yang seringkali penuh ketidakpastian.

Namun, setelah menanti hampir lima tahun demi mewujudkan satu target spesifik, kecil kemungkinan Zidane akan tergoda untuk kembali ke Madrid dalam waktu dekat. Prioritasnya tampaknya jelas mengarah pada kesempatan untuk memimpin negara kelahirannya.

Semua indikasi saat ini mengarah pada satu kesimpulan yang kuat: Zinedine Zidane semakin dekat untuk duduk di bangku pelatih tim nasional Prancis. Jika hal ini benar terjadi, maka dapat dikatakan bahwa persaingan sengit di balik layar antara klub dan negara telah dimenangkan oleh “Les Bleus”, bahkan sebelum Piala Dunia 2026 secara resmi dimulai. Keputusan ini akan menandai babak baru dalam karier Zidane dan tentu saja akan memengaruhi peta persaingan sepak bola internasional di tahun-tahun mendatang.

Pos terkait