Sepatu Tertinggal: Aksi Bobol SDN Banjarbaru Terekam CCTV

Aksi Nekat Pencuri Tinggalkan Jejak Sepatu di Sekolah dan Modus Baru di Toko Kue

Fenomena kejahatan yang terekam kamera pengawas dan menjadi viral di media sosial kembali terjadi di Kalimantan Selatan. Kali ini, dua kasus pencurian yang unik dan mengkhawatirkan berhasil terekam, menyoroti modus operandi pelaku yang semakin berani dan terkadang meninggalkan jejak yang tak terduga.

Jejak Tak Terduga: Sepatu Tertinggal di SDN Banjarbaru Utara 1

Sebuah video yang beredar luas di jagat maya memperlihatkan momen menegangkan aksi pencurian di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Banjarbaru Utara 1, Banjarbaru, Kalimantan Selatan. Kejadian ini menjadi sorotan publik setelah rekaman CCTV yang menunjukkan detik-detik pembobolan diunggah oleh akun Instagram @peristiwakalsel.

Dalam rekaman tersebut, tampak seorang pria tak dikenal memasuki area sekolah pada malam hari. Pelaku terlihat mengenakan celana pendek dan kaus berwarna abu-abu, serta alas kaki sandal berwarna hitam. Dengan minimnya aktivitas dan penjagaan di lingkungan sekolah pada jam tersebut, pelaku leluasa bergerak, mengamati sekelilingnya.

Tindakan pelaku semakin mencurigakan ketika ia terlihat membawa sebuah kursi. Diduga, kursi tersebut digunakan sebagai alat bantu untuk menjebol salah satu ruangan di sekolah. Setelah berhasil melaksanakan aksinya, pelaku bergegas meninggalkan lokasi.

Namun, yang membuat aksi ini menjadi sangat unik dan viral adalah ditemukannya sepasang sepatu yang ditinggalkan oleh pelaku di salah satu lorong sekolah. Sepatu tersebut ditemukan tersembunyi di antara beberapa drum. Unggahan yang menyertai video tersebut menjelaskan, “Telah terjadi pembobolan di SDN Banjarbaru utara 1. Sepatu maling nya tertinggal.”

Kejanggalan ini menimbulkan pertanyaan. Saat melakukan aksinya, pelaku terlihat mengenakan sandal. Diduga kuat, pelaku melupakan sepatunya sebelum berhasil keluar dari area sekolah. Hingga kini, rincian pasti mengenai barang-barang yang dicuri dan perkiraan kerugian akibat pembobolan ini belum diumumkan secara resmi. Namun, insiden ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kejahatan yang bisa terjadi kapan saja dan di mana saja.

Modus Baru: Pura-pura Disuruh “Bos” Demi Menggasak Telur dan Bahan Kue

Kasus lain yang tak kalah menghebohkan terjadi di Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Kali ini, modus pencurian yang lebih berani dan terencana terekam kamera pengawas di sebuah toko kue di Jalan Karimata, nomor 6. Seorang pria terekam membawa kabur puluhan telur dan berbagai bahan kue lainnya, dengan alasan mengaku disuruh oleh seseorang yang ia panggil “bos”.

Informasi yang beredar melalui unggahan akun Instagram @bonsbakery menyebutkan bahwa aksi pencurian bahan kue dan telur ini telah terjadi sebanyak tiga kali. Kejadian terbaru bahkan dilakukan secara terang-terangan di siang hari, saat para pegawai toko sedang sibuk bekerja.

Dalam rekaman video yang beredar, terlihat seorang pria mengenakan kaus biru memasuki area rumah produksi kue. Tanpa ragu, pria tersebut kemudian mengangkut beberapa rak telur yang ditempatkan di teras toko. Ketika ditanya oleh staf toko, pelaku dengan tenang mengaku bahwa ia diperintahkan oleh “bos”-nya. Namun, ketika didesak untuk menyebutkan identitas “bos” yang dimaksud, pelaku menunjukkan reaksi marah dan perlahan meninggalkan lokasi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pelaku diketahui telah melakukan aksi serupa sebanyak dua kali sebelumnya, yang juga terekam oleh CCTV. Aksi pertama dilaporkan terjadi pada malam Tahun Baru, sementara aksi kedua dilakukan sekitar seminggu sebelum kejadian terbaru. Barang-barang yang dicuri bervariasi, mulai dari tepung terigu hingga telur yang disimpan di bagian teras.

Modus pelaku sebelumnya cenderung dilakukan saat kondisi toko sepi dan tidak ada aktivitas di malam hari. Namun, belakangan pelaku semakin nekat dan berani, bahkan sampai menerobos pagar yang sudah dalam keadaan tertutup di siang hari.

Unggahan di media sosial yang memperingatkan warga berbunyi, “INFO MALING!!! Sudah 3x beraksi mengambil bahan kue/telur, yang pertama malam tahun baru, yang kedua sekitar seminggu yg lalu dengan modus mengambil telur dengan alih disuruh bos, yang ketiga barusan dengan keadaan pagar tertutup, mohon bantu share dan hati hati kepada pemilik usaha di banjarmasin.”

Insiden ini menjadi peringatan keras bagi para pemilik usaha, khususnya di Banjarmasin, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap modus pencurian yang semakin beragam. Hingga saat ini, pelaku masih berkeliaran bebas, sehingga penegakan hukum dan kesadaran masyarakat menjadi kunci utama untuk mencegah aksi kejahatan serupa terulang kembali.

Pos terkait