Tua-tua Keladi! David da Silva Jadi Top Skor Musim Ini, Cetak Hat-Trick Setelah Dua Tahun Menunggu

Ketajaman David da Silva yang Mengguncang Super League

Di usianya yang menginjak 36 tahun, striker Malut United, David da Silva, terbukti masih menjadi ancaman nyata bagi lawan-lawannya di Super League 2025-2026. Peribahasa “Tua-tua keladi, makin tua makin menjadi” benar-benar cocok untuk menggambarkan ketajamannya musim ini.

Pada pertandingan melawan Persis Solo di Stadion Jatidiri Semarang, Sabtu (2/5) malam, Da Silva tampil luar biasa. Ia tidak hanya membawa Malut United menang dengan skor 5-2, tetapi juga mencetak tiga gol dalam satu pertandingan. Tiga gol ini membuatnya semakin dekat dengan posisi top skor musim ini.

Hingga pekan ke-31, Da Silva telah mencatatkan 22 gol dan memimpin daftar pencetak gol terbanyak Super League 2025-2026. Hat-trick yang ia torehkan kali ini juga memiliki makna khusus karena sebelumnya ia harus menunggu dua tahun untuk kembali mencetak trigol.

Dari data Squawka, Da Silva sudah enam kali mencatatkan hat-trick sepanjang kariernya di sepak bola Indonesia. Musim ini, Persis Solo menjadi korban pertama dari hat-trick Da Silva. Lima hat-trick lainnya dicetak saat ia bermain bersama Persib Bandung dan Persebaya Surabaya.

Saat membela Persib Bandung pada musim 2023-2024, Da Silva mencatatkan dua hat-trick. Pertama, saat melawan Persita Tangerang pada 1 Oktober 2023, dan kedua, saat melawan Persebaya pada 20 April 2024.

Sementara itu, saat bermain untuk Persebaya, Da Silva mencatatkan tiga hat-trick pada musim 2017-2018. Masing-masing terjadi saat melawan PS Tira (13 April 2018), Mitra Kukar (22 September 2018), dan Bali United (18 November 2018).

Kemenangan yang Menakjubkan

Pelatih Malut United, Hendri Susilo, memberikan apresiasi tinggi atas perjuangan para pemainnya dalam pertandingan tersebut. Ia sangat menghargai kerja keras dan semangat tim yang berhasil memenangkan pertandingan yang begitu luar biasa.

Meski bermain dengan 10 pemain dan tertinggal gol lebih dahulu dari Persis, Malut United tidak menyerah. Laskar Kie Raha justru mampu membalikkan situasi dan akhirnya meraih kemenangan.

Hendri menyebutkan bahwa kemenangan ini tidak lepas dari kemampuan para pemain menjalankan game plan yang telah disiapkan. Salah satu buktinya adalah tiga dari lima gol Malut United lahir dari skema sepak pojok. Dua gol dicetak oleh David da Silva, sedangkan satu gol lainnya diciptakan oleh Nilson Junior.

“Skema tersebut merupakan hal yang sudah sering kami latih. Alhamdulillah, malam ini strategi itu berjalan lancar,” tambah Hendri.

Kekuatan Tim dan Strategi yang Efektif

Kemenangan Malut United atas Persis Solo tidak hanya didasari oleh performa individu, tetapi juga oleh kerja sama tim yang solid. Pelatih Hendri Susilo menekankan pentingnya persiapan dan penerapan strategi dalam pertandingan.

Dalam sesi latihan, tim telah sering melakukan simulasi skema sepak pojok. Hal ini membantu para pemain untuk lebih percaya diri dan mampu memaksimalkan peluang yang ada. Hasilnya, dalam pertandingan melawan Persis Solo, strategi tersebut berjalan efektif dan memberikan hasil yang memuaskan.

Dengan kemenangan ini, Malut United semakin percaya diri dalam menghadapi pertandingan-pertandingan selanjutnya. Pemain seperti David da Silva terus menjadi tulang punggung tim, sementara pelatih Hendri Susilo terus memastikan bahwa semua strategi yang diterapkan dapat berjalan dengan baik.

Pos terkait