Ambisi Arsenal untuk Melaju ke Babak 16 Besar
Manajer Arsenal, Mikel Arteta, mengungkapkan ambisinya untuk memastikan posisi dua besar di fase liga Liga Champions. Pada Rabu, 21 Januari 2026, pukul 03.00 WIB, timnya akan melawan Inter Milan di Giuseppe Meazza. Arteta berharap bisa meraih kemenangan yang akan membawa Arsenal ke babak 16 besar dengan keuntungan bermain kandang pada leg kedua.
Arsenal hanya membutuhkan satu hasil imbang dari dua pertandingan tersisa untuk mengunci posisi delapan besar. Namun setelah mencatat enam kemenangan beruntun di Liga Champions, Arteta menargetkan finis di peringkat pertama atau kedua klasemen. Target ini bisa tercapai jika Arsenal mampu meraih kemenangan di Italia sebelum laga terakhir melawan Kairat Almaty pekan depan.
“Di Liga Champions, ketika Anda punya kesempatan untuk mencapai sesuatu, Anda harus meraihnya. Kami harus benar-benar berjuang keras melawan tim papan atas. Finis di delapan besar itu sangat penting. Jika kami menang besok, kami tahu itu akan terjadi,” ujar Arteta.
Standar Konsistensi yang Tinggi
Arteta menegaskan bahwa tuntutan konsistensi menjadi standar yang ditetapkan klubnya musim ini. “Kami terus mengatakan kepada para pemain bahwa pertandingan berikutnya adalah yang terpenting, dan tiga hari kemudian hal yang sama kembali terjadi. Itulah tuntutan dan harapan yang kami miliki sebagai tim dan sebagai klub. Kami menjalaninya dengan kegembiraan, antusiasme, dan energi besar,” ujarnya.
Arsenal memiliki kenangan kurang menyenangkan saat bertandang ke markas Inter musim lalu. Dalam pertemuan fase liga, The Gunners kalah 0-1 akibat penalti kontroversial. Sejak saat itu, Inter melaju hingga final Liga Champions dan mengalami pergantian pelatih, dengan Cristian Chivu menggantikan Simone Inzaghi.
Meski demikian, Arteta menilai Inter tetap menjadi kekuatan dominan di Italia. Nerazzurri saat ini memimpin klasemen Serie A dengan keunggulan tiga poin. Namun ia berharap anak asuhnya belajar dari pengalaman musim lalu dan pulang dari San Siro dengan rekor kemenangan sempurna tetap terjaga.
Analisis Kekuatan Lawan
Menganalisis kekuatan lawan, Arteta menyebut Inter sebagai tim agresif dengan kualitas individu dan mentalitas kuat. “Pada fase awal, mereka sangat agresif. Ketika kehilangan bola, mereka cepat merebutnya kembali. Mereka punya bakat, kemampuan, dan mentalitas,” kata dia.
Arteta menambahkan bahwa Arsenal telah memiliki rencana yang jelas untuk pertandingan ini. “Kami tahu apa yang harus kami lakukan untuk memainkan permainan yang kami inginkan. Itu harus terlihat ketika kami punya peluang mencetak gol dan mendominasi momen-momen penting. Penampilan dan hasil membangun kepercayaan diri tim. Besok target kami jelas: datang dan memenangkan pertandingan.”
Laga di Milan sebagai Ujian Kepemimpinan
Menurut Arteta, laga di Milan menjadi tolok ukur apakah Arsenal benar-benar berkembang dibanding musim lalu. “Itu langkah yang tidak kami ambil tahun lalu. Sekarang kami harus menunjukkan bahwa kami lebih baik,” katanya.
Dengan persiapan yang matang dan semangat tinggi, Arsenal siap menghadapi Inter Milan dalam laga krusial ini. Kemenangan akan memberikan dorongan besar bagi tim untuk melanjutkan perjalanan mereka di Liga Champions.




